HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kisah Pilu Kakek Curi HP Demi Beli Beras dan Berobat Istri Berakhir, Polisi Hentikan Kasusnya


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Akhirnya, Penyidik Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang menghentikan proses penyidikan kasus pencurian handphone (HP) dengan tersangka Poniman (68) sekaligus membebaskannya.

‎

‎Penyidik menghentikan proses penyidikan setelah pelapor Arlan Sutarlan dan Poniman sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

‎

‎"Perkaranya sudah kami hentikan karena sudah ada perdamaian atau Restorative Justice dengan pihak korban," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono, Kamis 26 Juni 2025.

‎

‎Dalam kesepakatan damai tersebut, kakek Poniman bersedia mengganti handphone Arlan yang telah ia jual senilai Rp1.980.000.

‎

‎"Dengan berbagai pertimbangan, salah satunya dengan alasan kemanusian, perkara ini telah selesai dengan Restorative Justice dan Pak Poniman sudah kami bebaskan," kata Yandri.

‎

‎Curi Handphone

‎Poniman ditangkap polisi pada 20 Mei 2025 setelah ketahuan mencuri handphone milik Arlan Sutarlan di Masjid Nurul Barkah Bandara Soekarno Hatta.

‎

‎Aksi pencurian terjadi pada 5 April 2025. Saat itu, Poniman mencuri handpone milik Arlan yang sedang tertidur setelah melakukan salat Zuhur.

‎

‎Pencurian handphone Samsung Galaxy A04s ini dilaporkan ke Polres Bandara Soekarno- Hatta. Selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 362 KUHPidana.

‎

‎Mencuri untuk Beli Beras

‎Terpisah, Poniman mengaku telah mencuri handphone milik Arlan lantaran terhimpit masalah ekonomi.

‎

‎Poniman juga mengaku terpaksa melakukan hal itu karena tak ada uang sama sekali setelah 1,5 tahun menganggur.

‎

‎"Handpone saya jual Rp.250 ribu, uangnya untuk membeli beras dan juga berobat istri saya yang sedang sakit," kata Poniman.

‎

‎Poniman telah 18 tahun bekerja sebagai sopir di perusahaan ekspedisi di Bandara Soekarno-Hatta. Namun, sudah hampir dua tahun ini dia sudah tidak bekerja karena pengurangan karyawan.

‎

‎"Istri sedang sakit, untuk makan udah tak ada," ujarnya dengan wajah tertunduk.

‎

‎Ananta/TiMS



Posting Komentar