Kapolda Banten Jenguk Anggota Korban Tabrak Lari, Bripda Rizky Belum Sadarkan Diri
SERANG, INFOTERBIT – Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., menjenguk Bripda Muhamad Rizky Novyandri, korban tabrak lari yang saat ini masih dirawat intensif di Ruang ICU B RS Polri Kramat Jati, Rabu 4 November 2026.
Sebelumnya, Kapolda Banten juga menjenguk Briptu Wahyu yang juga menjadi korban dalam insiden itu. Briptu Wahyu kini menjalani perawatan di rumah dan dalam masa penyembuhan. Sebaliknya, kondisi Bripda Rizky masih kritis dan belum sadarkan diri.
“Kami ingin memastikan kondisi anggota sekaligus memberikan dukungan moril kepada personel dan keluarga. Mereka merupakan bagian dari keluarga besar Polda Banten, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami untuk hadir dan memberikan perhatian,” ujar Kapolda Banten didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Banten serta sejumlah Pejabat Utama Polda Banten.
Kapolda Banten juga menyampaikan doa dan harapannya agar kedua personel segera diberikan kesembuhan. "Semoga proses pemulihannya berjalan dengan baik sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, dua anggota Polisi personel Patroli Jalan Raya (PJR) Induk WSP menjadi korban tabrak lari di ruas Tol Rangkasbitung–Panimbang, KM 70 B, Minggu, 1 November 2026, sekitar pukul 17.20 WIB.
Kedua anggota polisi itu yakni Briptu Wahyu dan Bripda Rizki Novyandri. Akibat peristiwa tersebut, kedua personel mengalami luka-luka. Saat ini, Bripda Rizki Novyandri masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Kramat Jati dalam kondisi belum sadarkan diri, sementara Briptu Wahyu menjalani rawat jalan di rumah.
Saat ini, Polda Banten menangkap sejoli pelaku tabrak lari di tol Serang-Panimbang. Dua orang pasangan kekasih yang telah bertunangan itu berinisial ED dan AM.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, ED Diringkus di wilayah Pandeglang, sedangkan AM Ditangkap di wilayah Serang. "Keduanya diketahui merupakan pasangan kekasih yang telah bertunangan," ujarnya, Jum'at (6/11/2026).
Ananta/TiMS
