HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi Saat Jadi Kepala BNN: Gagalkan 8 Ton Narkoba dalam 2 Bulan

Foto dok. Bidhumas Polda Banten

JAKARTA, INFOTERBIT - Kapolri Jendral Suyudi Ario Seto mengukir prestasi gemilang saat masih menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Prestasi gemilang itulah yang turut mengantarkan Jenderal Suyudi kini ditunjuk sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Polri. Putra asli Pandeglang Banten ini resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada Kamis (1/10/2026).

Saat menjabat Kepala BNN selama setahun lebih, Jenderal Suyudi berhasil menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 8 ton. Pengungkapan tersebut tak terlepas dari sinergi BNN bersama Bea Cukai, Bareskrim Polri, dan unsur terkait.

Dimulai dari pengungkapan 3,37 ton cannabis buds. Dari pengungkapan itu negara berhasil mencegah potensi kerugian negara mencapai Rp 4,58 triliun, sekaligus menyelamatkan 10,1 juta jiwa dari penyalahgunaan narkotika.

BNN bersama tim dari Bareskrim Polri dan Bea Cukai juga berhasil menggagalkan 1,3 ton ketamin dari jaringan internasional dengan nilai ekonomi barang bukti mencapai Rp 2,07 triliun. Pengungkapan ini diperkirakan menyelamatkan 6,49 juta jiwa.

Berikutnya, operasi gabungan mengungkap ebanyak 2,6 ton sabu cair dari MV Ocean Porter. Dari 2,6 ton sabu cair yang disita itu berpotensi menghasilkan 2,8 juta cartridge vape narkoba dengan nilai ekonomi mencapai Rp 8,5 triliun. Pengungkapan tersebut menyelamatkan 14,1 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba.

Selanjutnya, tim gabungan menemukan 800 kilogram ketamin HCL yang disembunyikan di buritan kapal Fu Chang Sing I. Barang bukti tersebut dikemas dalam 40 karung berisi 800 bungkus. Pengungkapan 800 kilogram ketamin HCL tersebut diperkirakan bernilai Rp 1,28 triliun dan sekitar 4 juta jiwa terselamatkan.

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto

Perjalanan Komjen Suyudi dimulai dari bawah. Ia pernah menjadi Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Metro Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kapolsek Metro Tanah Abang dan Kapolsek Metro Penjaringan.

Keahliannya sebagai penyidik kriminal atau reserse, membuatnya dipercaya menjadi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan serta menjadi Kepala Unit Intelijen dan Penyidikan (Kanitipidtan) Polda Metro Jaya.

Suyudi juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya di tahun 2023-2024 dan membuatnya mendapatkan pangkat jenderal polisi bintang satu atau Brigadir Jenderal.

Selanjutnya pada tahun 2024, ia mendapat promosi untuk menjabat sebagai Kapolda Banten hingga tahun 2025 dan naik pangkat menjadi jenderal bintang dua atau Inspektur Jenderal.

Lebih lanjut, Suyudi diangkat Presiden Prabowo sebagai Kepala BNN melalui Keppres Nomor 118 TPA tahun 2025.

Tanda Jasa Suyudi

Adapun tanda jasa yang pernah diterima Suyudi Ario Seto atas pengabdian dalam bidangnya, adalah:

- Bintang Bhayangkara Pratama (11 November 2025)

- Satyalancana Pengabdian (24 tahun, 16 tahun, 8 tahun)

- Satya Lancana Ksatria Bhayangkara

- Satya Lancana Karya Bhakti

- Satya Lancana Bhakti Pendidikan

- Satya Lancana Bhakti Nusa

- Satya Lancana Dharma Nusa

- Satyalancana Operasi Kepolisian.


IMM/Ananta/TiMS






Posting Komentar