PT Arunda Bayu Tunjukkan Itikad Baik, TKW Maryunah Asal Serang Banten Segera Dipulangkan
SERANG, BANTEN — Permasalahan yang dialami Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Walantaka Serang, Banten, Maryunah, mulai mendapatkan titik terang.
Pihak PT Arunda Bayu menunjukkan itikad baik dengan mengambil langkah penanganan terhadap kondisi kesehatan Maryunah selama berada di negara penempatan, Arab Saudi.
Maryunah sebelumnya mengalami keluhan pada luka bekas operasi sesar yang kerap kambuh dan mengganggu kondisinya selama bekerja. Menindaklanjuti persoalan tersebut, perwakilan PT Arunda Bayu datang dan menyatakan kesediaannya membantu pengobatan Maryunah di Arab Saudi.
Tidak hanya itu, pihak PT Arunda Bayu juga menyampaikan komitmen untuk memulangkan Maryunah ke Indonesia dalam waktu dekat, sehingga Maryunah dapat menjalani pemulihan bersama keluarga.
Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) DPW Banten, Marnan Sarbini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perwakilan PT Arunda Bayu yang telah datang serta menunjukkan tanggung jawab dalam menangani persoalan yang dialami Maryunah.
“Kami mengapresiasi langkah pihak PT Arunda Bayu yang telah datang dan menunjukkan itikad baik untuk membantu pengobatan Maryunah serta merencanakan pemulangannya ke Indonesia. Ini merupakan langkah positif demi kepentingan dan perlindungan PMI,” ujar Marnan Sarbini.
Marnan juga menyampaikan apresiasi kepada KP2MI atas respons cepat dalam menindaklanjuti keluhan Maryunah hingga persoalan tersebut dapat tersampaikan kepada pihak PT Arunda Bayu.
Menurutnya, koordinasi dan respons cepat dari berbagai pihak sangat penting ketika menyangkut persoalan kesehatan dan perlindungan PMI di luar negeri.
FPMI DPW Banten bersama media InfoTerbit berharap proses pengobatan dan pemulangan Maryunah dapat berjalan dengan baik, aman, serta sampai kepada keluarganya di Serang, Banten.
Kasus Maryunah menjadi pengingat bahwa ketika persoalan PMI ditindaklanjuti secara cepat dan melibatkan pihak terkait, penyelesaian secara manusiawi dapat diupayakan.
Ananta/TiMS
