Kapolsek Kresek Kunjungi Wasit Sepak Bola yang Diduga Jadi Korban Pemukulan di Desa Kemuning
TANGERANG, INFOTERBIT - Pasca insiden pemukulan terhadap seorang wasit dalam pertandingan sepakbola tarkam di Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Kapolsek Kresek Polresta Tangerang, AKP Eldi, SH, langsung turun tangan mengunjungi korban, Sabtu malam 22 Agustus 2026.
Kapolsek ingin memastikan kondisi kesehatan korban pasca insiden pemukulan. Wasit itu dalam kondisi baik, namun masih mengalami memar di beberapa bagian tubuhnya.
Menurut AKP Eldi, berdasarkan penuturan korban, ada tiga orang yang diduga telah melakukan pemukulan itu. Satu diantaranya sudah mendatangi keluarga wasit dan meminta maaf.
"Kami datang untuk memantau kondisi kesehatan korban. Selain itu mendampingi korban dalam proses visum untuk mendapatkan bukti medis resmi," ujar Kapolsek Kresek AKP Eldi, SH., saat dikonfirmasi Infoterbit.com melalui ponselnya, Senin 24 Agustus 2026.
Dalam persoalan ini, pihaknya mengutamakan pendekatan kekeluargaan dan musyawarah. Namun, keputusan sepenuhnya ada di tangan korban.
"Jika korban berkehendak melanjutkan ke jalur hukum secara resmi, itu adalah hak mutlak beliau. Kami akan mendampingi dan memproses sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Kapolsek.
Di sisi lain, Kapolsek Kresek mengimbau agar seluruh warga wilayah Desa Kemuning dan sekitarnya tetap tenang, menjaga ketertiban, dan tidak membalas kejadian dengan tindakan serupa.
"Wilayah Kresek, khususnya lingkungan Kemuning, harus tetap aman dan damai. Jangan biarkan satu peristiwa memicu konflik berkepanjangan. Perselisihan apa pun, selesaikanlah dengan kepala dingin dan melalui jalur yang sah. Kepolisian senantiasa hadir menjaga keamanan dan melindungi hak setiap warga tanpa kecuali," tegasnya.
Ananta/TiMS
