Melongok Aktifitas Bank Sampah Cahaya Wali; Dulu Sampah Ditukar Minyak, Kini Jadi Tabungan Duit
SERANG, INFOTERBIT.COM – Aktifitas Penggiat Bank Sampah Cahaya Wali di Kampung/Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang mengundang perhatian Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko.
Bank sampah yang dikelola oleh warga setempat ini memiliki peluang bisnis yang bagus dan dapat mensejahterakan masyarakat luas.
Dihadapan Kapolres Serang, Ketua Bank Sampah Cahaya Wali, Mustari mengatakan usaha bank sampah ini berdiri pada 2019 atau sudah berjalan selama 5 tahun. Menurut Mustari, ide membuat bank sampah ini diawali dari program desa.
“Ide membuat bank sampah di dapat dari program desa. Awalnya sih, kita agak sedikit kurang yakin, tapi setelah ada dorongan dari desa, alhamdulilah usaha ini berjalan,” kata Mustari.
Mustari menjelaskan agar tidak menggangu masyarakat, sampah yang berbentuk daur ulang di simpan di lokasi yang jauh dari pemukiman, sedangkan untuk sampah botol plastik botol atau kardus ditempatkan di areal bank sampah.
“Soal pembayaran, tadinya sampah langsung kita tukar dengan minyak goreng, tapi sekarang sistem catat setelah diketahui nominalnya. Nah uang itu diambilnya pas mau lebaran. Jadi ini seperti menabung dan digunakan untuk keperluan lebaran,” jelasnya.
Sementara, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, usaha bank sampah ini memiliki peluang bisnis yang cukup bagus karena dapat memberdayakan masyarakat banyak. "Jadi saya mengingatkan agar dikelola dengan baik karena usaha ini bisa menyerap tenaga kerja serta membuat lingkungan menjadi bersih,” kata Condro Sasongko.
Ananta/TiMS
