HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Perjuangan H. Heru yang Tak Kenal Lelah Benahi Kerusakan Pesisir Kronjo


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Sejak puluhan tahun yang lalu, H. Makdis Adhari atau yang biasa disapa H. Heru telah berjuang untuk menjaga lingkungan kawasan pesisir Kronjo dari kerusakan.

Langkah yang dilakukan yakni dengan menanami sepanjang garis pantai dengan tanaman mangrove (bakau).

"Sampai sekarang sudah ada 40 ribu tanaman bakau yang saya tanam," ujarnya. Dari 40 ribu tanaman itu, ada 7 jenis mangrove yang ditanam.

"Saya melakukan ini untuk menjalankan amanat dan pesan ayah saya. Beliau ingin agar saya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Pulau Cangkir Kronjo ini," ujarnya kepada InfoTerbit.com, Jumat (29/5/2020).

Karena itulah, H. Heru yang juga Ketua Komunitas Mangrove Pulau Cangkir (Mapuca) mendedikasikan dirinya untuk perbaikan lingkungan kawasan pesisir.

Bersama sejumlah aktivis lingkungan lain, dia mengetuai Kelompok Pembudidaya Mangrove Pulau Cangkir yang ia dirikan tahun 2018 di blok pantai pesisir Pulau Cangkir RT 008/004 Desa Kronjo kec. Kronjo.

Yang diperjuangkan komunitasnya adalah pelestarian hutan bakau. Sebab, keberadaan hutan bakau memegang peran penting dalam menjaga garis pantai dari ancaman erosi dan tsunami.

"Tak hanya itu, ekosistem hutan bakau juga menyimpan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, ratusan spesies berlindung mulai dari ikan hingga burung," katanya.

Kini, ia pun mengelola kawasan Wisata Hutan Mangrove di Pulau Cangkir. Area ini, selain dijadikan budidaya mangrove aneka jenis, juga menjadi tempat belajar pihak luar dan aktivis lingkungan yang lain.

"Harapan saya, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga agar tanaman mangrove ini bisa hidup dan berkembang karena tanaman ini bisa menjaga lingkungan di sekitar laut dan pantai," tambah H. Heru.

Tidak hanya itu. Dari mangrove juga bisa dijadikan bahan olahan untuk menunjang perekonomian masyarakat. Sebab, biji dan daunnya bisa diolah menjadi keripik, dodol, selai dan roti bolu. "Kita sudah memproduksi aneka olahan makanan berbahan mangrove dengan merk Mapuca," jelas H. Heru.

Penulis/Editor: Ananta


Posting Komentar