HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Media Infoterbit & FPMI Sumbang Material Genteng, Langkah Awal Wujudkan Rumah Layak Ibu Kasti Warga Desa Rancailat Kresek


TANGERANG, INFOTERBIT — Harapan Ibu Kasti, warga RT 011/03, Desa Rancailat, Kabupaten Tangerang, perlahan mulai terjawab. 

Media Infoterbit.com bersama Forum Peduli Masyarakat Indonesia (FPMI) turun langsung menyambung keluh kesah warga dengan menyumbangkan material genteng sebagai langkah awal gerakan bedah rumah swadaya bagi rumah yang selama ini dihuni. 

Kisah Ibu Kasti menyentuh hati banyak pihak saat ia menceritakan kondisi tempat tinggalnya yang sungguh memprihatinkan kepada tim Infoterbit.com.

Lantai masih berupa tanah yang berdebu saat kemarau dan becek saat hujan. Sebagian dinding rumah terbuat dari anyaman bambu yang sudah lama lapuk, berlubang, tak lagi mampu menahan angin maupun panas matahari.

Paling mengkhawatirkan, rangka atap penopang yang terbuat dari bambu sudah banyak keropos, sewaktu-waktu bisa rubuh menimpa penghuninya.


"Saya hanya berharap semoga ada pihak yang peduli, sehingga saya bisa tidur tenang tanpa takut atap rubuh di atas kepala. Tak perlu mewah, cukup aman, kering, dan tak bocor," ucap Ibu Kasti dengan harapan sederhana, Jumat 28 Agustus 2026.

Harapan Ibu Kasti akhirnya terjawab. Tanpa menunggu waktu lama, Media Infoterbit bersama FPMI langsung mengirimkan genteng ke rumah Ibu Kasti pada Sabtu 29 Agustus 2026.

Founder/Pemimpin Redaksi Infoterbit.com, Ananta Putra berharap, semoga bantuan ini menyulut semangat persaudaraan, mengajak semua elemen masyarakat bahu-membahu hingga Ibu Kasti punya tempat berteduh yang kokoh, aman, dan pantas disebut rumah.

"Sumbangan genteng ini baru setetes air dari lautan kebutuhan, tapi semoga jadi awal yang membuka hati lebih banyak dermawan untuk bergotong royong menyelesaikan rumah Ibu Kasti sampai benar-benar layak dihuni. Kami tak akan berhenti hanya memberitakan, tapi selalu berusaha menjadi solusi," ujar Founder Infoterbit. 


Ketua FPMI sekaligus Pegiat Sosial, Marnan Sarbini mengatakan, kemanusiaan tak terbatas pada satu bidang saja. Saat warga desa menderita di rumah yang nyaris rubuh, kami hadir berdiri di sampingnya. 

"FPMI turun bukan sekadar membawa material, tapi membawa pesan: kalian tak sendirian. Kita saling memikul beban sesama anak bangsa," ujarnya. 

Kini gerakan ini masih membutuhkan dukungan luas dari siapa saja yang berhati peduli — baik material bangunan, tenaga, maupun doa — agar dinding yang rapuh segera diperkuat, lantai dipadatkan, dan atap kokoh siap melindungi Ibu Kasti dari panas dan hujan. 

Semoga uluran tangan terus mengalir hingga Ibu Kasti bisa tersenyum lebar di rumah barunya yang aman dan nyaman.

Tim Redaksi Infoterbit

 


Posting Komentar