HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kapolda Gulir 7 Program Prioritas, Bhayangkara Maluku Utara untuk Masyarakat


SOFIFI, INFOTERBIT - Kapolda Maluku Utara (Malut) Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. memerintahkan seluruh jajaran Polda dan Satuan Wilayah (Satwil)-nya untuk selalu berada dan tanggap terhadap denyut kehidupan masyarakat.

"Itu baru Polri yang presisi (Prediktif, Responsilitas, Transparansi Berkeadilan)," kata Kapolda yang mantan Komandan Pasukan (Danpas) II Brimob itu kemarin (10/8/26) kepada media ini di Sofifi, Ibu Kota Provinsi Malut.

Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K. didampingi Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) Sofyan B Tahir kemarin menyatakan, perintah Kapolda itu hendaknya benar-benar menjadi pegangan setiap insan Bhayangkara di jajaran dan Satwil se-Polda se-Malut.

Polda Malut selain dengan jajarannya dan Satbrimobda, juga membawahkan 10 Satwil dan sejumlah Polsek. Ke-10 Satwil itu antara lain jajaran Polres Tidore, Ternate, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Halmaher Tengah, Halmahera Barat,  Halmahera Tengah, Sula, Morotai, dan Talibu.

Di bawah kepemimpinan Kapolda Malut Irjen Pol. Arif Budiman, komitmen mewujudkan Polri yang Presisi terus diperkuat melalui berbagai langkah strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui 7 Program Prioritas Kapolda Malut yang menjadi arah dalam pelaksanaan tugas Kepolisian di seluruh wilayah Malut.

Tujuh program tersebut tidak hanya berorientasi pada penguatan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menempatkan Polri sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Hal itu, kata Kapolda mulai dari menjaga keamanan wilayah kepulauan, menciptakan iklim investasi yang kondusif, membangun desa, memanfaatkan teknologi digital, melindungi generasi muda, meningkatkan kualitas pelayanan hingga memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat.

Kehadiran program-program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan. Ini, lanjutnya, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata dan pelayanan yang semakin profesional.

Ketujuh Program Prioritas Kapolda Malut tersebut, yakni :

Pertama, Kie Raha Aman, yaitu menghadirkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah kepulauan melalui patroli, sinergi antarinstansi, serta partisipasi aktif masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Kedua, Investasi Aman Maluku Utara, yakni menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Ketiga, Desa Binaan Presisi, yakni memperkuat kemitraan antara Polri, Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Desa yang aman, mandiri dan tangguh.

Keempat, Polisi Digital Malut, yaitu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital guna menghadirkan pelayanan Kepolisian yang modern, cepat, transparan dan mudah diakses masyarakat.

Kelima, Generasi Emas Kie Raha & Bebas Narkoba, yaitu membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi serta bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

Keenam, Polri Melayani dengan Hati, yaitu  menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, cepat, transparan dan berintegritas dengan mengedepankan empati serta kepuasan masyarakat.

Ketujuh, Satu Hari Bersama Masyarakat, yang dengan program ini Polri menghadirkan Kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat melalui komunikasi langsung, penyelesaian berbagai persoalan, serta penguatan kemitraan demi terciptanya kepercayaan publik.

Ketujuh program tersebut, tegas Kapolda, merupakan satu kesatuan dalam memerkuat pelaksanaan tugas kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya membangun keamanan, memberikan pelayanan terbaik dan memerkuat kemitraan bersama masyarakat.

Menurut Kapolda Malut Irjen Pol. Arif Budiman, ketujuh Program Prioritas itu merupakan komitmen nyata dalam menghadirkan Polri yang Presisi sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keamanan, mendorong pembangunan dan mewujudkan Malut  yang aman, rukun, dan sejahtera.

"Mari moi, baku jaga bumi Kie raha aman, rukun dan sejahtera, "ujar Kapolda pecinta sejarah itu mengutip filosofi rakyat Malut.

Melalui tujuh program tersebut, Polda Malut  terus mendorong hadirnya sosok Polri yang semakin dekat dengan masyarakat, mampu merespons kebutuhan masyarakat dan memberikan pelayanan secara profesional.

"Sehingga, kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai bagian dari upaya bersama membangun Maluku  Utara yang aman, rukun dan sejahtera," tegas jenderal bintang dua Polri itu.

SR/TiMS





Posting Komentar