HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

BP3MI Banten Hadiri Upacara Kelulusan di SMK Jaya Buana Kresek, Menuju SMK Go Global


TANGERANG, INFOTERBIT - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten menghadiri upacara kelulusan 874 siswa Kelas XII SMK Jaya Buana di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/6/2026).

Kehadiran BP3MI sejak dengan ditunjuknya instansi ini sebagai proyek percontohan (pilot project) pelaksanaan Program SMK Go Global.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menyiapkan suplai tenaga kerja yang kompeten guna memenuhi target penempatan 500 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor formal global.

Seperti diketahui, para alumni SMK Jaya Buana selama ini juga dibekali kemampuan bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Inggris. Dengan demikian, lulusan SMK Jaya Buana disiapkan untuk punya daya saing internasional.

Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Pementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/BP2MI, Dwi Setiawan Susanto mengatakan, Provinsi Banten resmi didesain menjadi Episentrum Nasional Program “SMK Go Global”—sebuah program flagship Menteri P2MI dan Direktif Presiden untuk mencetak lulusan SMK yang berdaya saing internasional.

Penunjukan dan sosialisasi ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja resmi jajaran pimpinan tinggi pusat KP2MI yang digelar langsung di Kantor BP3MI Banten, Serang, pada Senin (15/6/2026).

Program ini fokus pada peningkatan kompetensi berstandar internasional yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri demi menekan angka pengangguran.

Menanggapi penunjukan tersebut, Kepala BP3MI Banten, Ponco Indriyo, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengawal program ini agar berjalan secara optimal di wilayah Banten.

"Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada BP3MI Banten sebagai pilot project program SMK Go Global. Sebagai langkah awal dan konkret, kami akan segera melakukan pendataan suplai tenaga kerja secara lebih spesifik dan detail. Fokus utama kami adalah menyisir masyarakat, khususnya para lulusan SMK di wilayah Banten, yang memiliki minat dan potensi besar untuk bekerja ke luar negeri. Mereka akan menjadi kandidat utama yang diprioritaskan dalam pelatihan program ini," ujar Ponco.

Melalui pendataan yang akurat dan integrasi dengan sistem E-Vokasi, BP3MI Banten optimis dapat mencetak lulusan SMK yang tidak hanya kompeten dan berdaya saing tinggi, tetapi juga siap mengisi peluang kerja formal di kancah internasional demi mendukung target besar penempatan PMI. 

Ananta/TiMS



Posting Komentar