TKW Asal Karawang Sakit di Arab Saudi, PT Setiamulia Kridatama Diminta Segera Pulangkan Warsah ke Indonesia
KARAWANG, INFOTERBIT - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI)/TKW asal Karawang, Jawa Barat, bernama Warsah mengeluhkan kondisi kesehatannya yang semakin memburuk saat bekerja sebagai asisten rumah tangga di Arab Saudi, tepatnya di Sarikah Sarco.
Pada tahun 2025, Warsah diberangkatkan ke Timur Tengah melalui PT Setiamulia Kridatama yang beralamat di Depok, Jawa Barat. Namun selama bekerja di negara penempatan, Warsah mengaku mengalami pembengkakan pada bagian kaki hingga tidak kuat lagi melanjutkan pekerjaannya.
Warsah menyampaikan bahwa dirinya telah beberapa kali mengadukan kondisi sakit yang dialaminya serta meminta untuk dipulangkan ke Indonesia. Akan tetapi hingga saat ini belum ada kepastian maupun respons jelas terkait jadwal kepulangannya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada kepastian kepulangan Warsah dari pihak PT Setiamulia Kridatama.
Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) DPW Banten, Marnan Sarbini mengatakan bahwa saat pihaknya menghubungi Direktur Utama PT Setiamulia Kridatama berinisial AN, belum ada jawaban maupun kepastian terkait proses pemulangan PMI atas nama Warsah asal Karawang tersebut.
"FPMI DPW Banten meminta pihak perusahaan penempatan segera bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatan Warsah dan segera memfasilitasi pemulangan PMI tersebut demi keselamatan serta perlindungan hak-hak pekerja migran Indonesia," katanya.
Selain itu, ujar Marnan, PT Setiamulia Kridatama diketahui pada Januari 2026 mendapat penghentian sanksi administratif karena terbukti melanggar aturan moratorium penempatan PMI ke negara Arab Saudi sebagai pembantu rumah tangga dan saat ini berada dalam pengawasan KP2MI.
“Kami meminta PT Setiamulia Kridatama segera mengambil langkah cepat dan manusiawi terhadap kondisi Warsah. Keselamatan PMI harus menjadi prioritas utama,” tegas Marnan Sarbini.
Ananta/TiMS
.jpg)