HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Warga Cemas! Teror Ular Sanca Kembang di Kp. Bentengan Pasilian Lama Kronjo Masih Terjadi, BPBD Diam Saja


TANGERANG, INFOTERBIT - Hingga kini, warga yang tinggal di Kampung Bentengan Pasilian Lama, Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih cemas dengn teror ular sanca kembang di kampung itu.


‎Setiap malam, warga terutama laki-laki berjaga-jaga hingga pagi khawatir ular sanca yang rata-rata panjangnya lima meter kembali keluar dari sarangnya.


‎"Kami ronda setiap malam, waspada ada ular sanca kembang muncul lagi," ujar Damin, warga RT RT 006/03 Kp. Bentengan Pasilian Lama.


‎Dalam sepekan terakhir, warga telah menangkap 3 ekor ular sanca kembang, yang rata-rata ukurannya 5 meter dengan berat sekitar 90 Kg per ekor. Saat ini, ular yang ditangkap warga itu masih ada dan ditempatkan di dalam karung ala kadarnya dan ditaruh di depan rumah salah satu warga.


‎Yang jadi kekhawatiran warga, sebab ada beberapa ular yang berhasil meloloskan diri tidak bisa ditangkap warga. "Kami khawatir ular-ular itu kembali lagi, meski tidak berbisa, tapi belitan tubuh ular itu mematikan, apalagi disini banyak anak kecil, ujar wargaa lainnya.


‎Sayangnya, hingga kini belum ada petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang datang ke lokasi.


‎Padahal BPBD/Damkar memiliki layanan animal rescue untuk mengevakuasi ular yang masuk ke permukiman.


‎"Selama ini, tidak pernah ada petugas BPBD/Damkar yang turun ke lokasi. Padahal, Damkar ada kantor di wilayah Kronjo. Kami beramai-ramai menangkap ular sendiri, meski tak punya keahlian. Padahal, harusnya kan dilalukan oleh petugas yang profesional," ujar Damin.


‎Menurut warga, sejak tahun 2022 sampai saat ini, sedikitnya sudah ada 29 ekor ular sanca kembang yang ditangkap warga. "Biasanya, ular yang ditangkap langsung kita jual," ujarnya.


‎Ananta/TiMS


Posting Komentar