HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

‎Mirisnya Kakak Beradik di Kp. Kabalotan Desa Cijeruk Mekar Baru; Penyandang Disabilitas, Tak Pernah Dapat Bansos


TANGERANG, INFOTERBIT - Tiga kakak beradik di Kp. Kabalotan, RT 004/02, Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang hidup dalam kondisi memprihatinkan.


‎Ketiganya adalah Arsanah, Mardiyah dan Soleh. Mereka bertiga adalah penyandang disabilitas. Bagian kakinya bengkok sejak lahir, sehingga menyulitkan ketiganya untuk beraktifitas.


‎Yang lebih miris lagi, ternyata selama ini mereka tidak pernah mendapat bantuan sosial apapun. Bahkan, program PKH (program Keluarga Harapan) tak pernah menyentuh kehidupan mereka.


‎Kondisi ini membuat aktifis kemanusiaan, Marnan Sarbini, menyambangi rumah mereka di Kp. Kabalotan, Desa Cijeruk. Dia melihat sendiri kondisi mereka bertiga.


‎Marnan mengatakan, tiga bersaudara ini sudah tidak punya orang tua. Ibunya meninggal saat mereka masih kecil. Sedangkan ayahnya meninggal sekitar setahun yang lalu.


‎"Saya tidak habis pikir, penyandang disabilitas seperti mereka bertiga ini sampai tidak pernah mendapat bansos maupun PKH, lalu bagaimana pendataan warga tidak mampu selama ini?" ujar Marnan mempertanyakan.


‎Padahal, kata Marnan, salah satu komponen PKH adalah penyandang disabilitas sehingga keluarga secara aturan keluarga ini berhak menerima bantuan.


‎Marnan juga menyoroti kinerja pendamping PKH. Menurutnya, pendamping adalah ujung tombak program Kemensos yang seharusnya mengetahui data dan kondisi masyarakat yang menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).


‎Atas hal ini, dia menilai jika pendamping PKH di Kecamatan Mekar Baru tidak memahami dan melakukan tugas dan fungsinya dengan baik. "Jika pendamping memahamu, tidak mungkin penyandang disabilitas seperti ini sampai terlewatkan bantuan PKH," ungkap Marnan, Minggu 30 November 2025.


‎Saat menyambangi kakak beradik Arsanah, Mardiyah dan Soleh, dia juga sekaligus memberikan bantuan sembako untuk mereka.


‎Dia berharap agar Pemerintah Kabupaten Tangerang, seperti Bupati, Dinas Sosial, Kecamatan Mekar Baru, dan Kepala Desa, dapat memprioritaskan keluarga disabilitas ini dan memberikan bantuan yang layak.


‎"Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan keluarga disabilitas ini dan memberikan bantuan yang mereka butuhkan. Mereka berhak mendapatkan hidup yang lebih baik," ujar Marnan Sarbini dengan mata berkaca-kaca.


‎Marnan Sarbini juga mengajak masyarakat untuk peduli dan membantu keluarga disabilitas ini. "Kita harus bekerja sama untuk membantu mereka yang membutuhkan, karena kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera," tambah Marnan Sarbini.


‎Ananta/TiMS

Posting Komentar