Selasa, BP3MI Banten akan Kunjungi Rumah TKW Mekar Baru yang Meninggal di Arab Saudi
TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten akan mengunjungi rumah keluarga Ene Engsih, pekerja migran Indonesia (PMI)/TKW asal Kp. Sura, Desa/Kec. Mekar Baru Tangerang yang meninggal dunia di Arab Saudi.
Kepastian ini disampaikan oleh Kepala BP3MI Banten Dharma Putra melalui ponselnya, Senin 23 Januari 2023.
"Ya, kita akan ke rumah keluarga PMI yang meninggal. Kita ingin minta penjelasan keluarga seputar meninggalnya PMI tersebut, termasuk sejauh mana pertanggungjawaban pihak-pihak yang terkait pemberangkatan PMI itu," ujar Dharma Putra.
Dharma menegaskan, keberangkatan PMI Ene Engsih ke Arab Saudi pada tahun 2021 dipastikan ilegal atau non prosedural.
Sebab, pemerintah sejak tahun 2015 melarang warga bekerja di 19 negara Timur Tengah untuk sektor nonformal, termasuk di Arab Saudi.
Hal tersebut mengacu Keputusan Menaker Nomor 260 Tahun 2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Pada Pengguna Perseorangan Di Negara-negara Kawasan Timur Tengah.
"Jadi, pengiriman PMI/TKW ke Arab Saudi untuk pekerjaan nonformal sudah dilarang sejak tahun 2015," tegasnya.
Sejauh ini, BP3MI Banten belum mendapat tembusan surat, baik dari KBRI maupun Kemenlu terkait meninggalnya Ene Engsih tersebut. "Kami juga akan meminta informasi, apa penyebab meninggalnya PMI tersebut," tegasnya.
Sebelumnya, Dharma Putra juga mengunjungi TKW yang meninggal di Gunung Kaler Tangerang. Dharma menegaskan agar TKW yang meninggal mendapatkan hak-haknya.
Sementara, Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Banten Marnan Sarbini menegaskan agar pihak-pihak yang terlibat pemberangkatan Ene Engsih diproses sesuai hukum yang berlaku. Diketahui, Ene Engsih diberangkatkan melalui Sponsor inisial Hj. Y sejak bulan Desember tahun 2021.
"Harus ada tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku bagi pihak-pihak yang terlibat memberangkatkan almarhumah Ene Engsih. Mari sama-sama kita kawal para PMI yang kurang beruntung agar para PMI tidak menjadi korban dan kasus serupa tidak terulang," tegasnya.
Sementara, terkait meninggalnya Ene Engsih, pihak keluarga telah menginformasikan kepada Sponsor yang memberangkatkan dan Sponsor telah berkunjung ke rumah keluarga Ene.
Ananta/MRN/TiMS
