Cerita Getir Sekeluarga Terusir karena Rumahnya Digusur untuk Pembangunan Pasar Kresek
Selasa, September 15, 2020
![]() |
| Rumah keluarga Sukardi yang dihancurkan. (Foto dok. Pribadi) |
TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Pembangunan los-los untuk pedagang di Pasar Kresek Kabupaten Tangerang menyisakan persoalan. Sebuah keluarga harus kehilangan rumah dan perabotannya akibat digusur oleh pekerja pembangunan pasar itu.
Keluarga yang harus menelan kisah getir ini adalah suami-istri, Sukardi Nasoha dan Rohmiana.
Rumahnya di RT 001/001 Kp/Desa Kresek tanpa pemberitahuan diratakan begitu saja terkena imbas pembangunan los pasar. "Saya sedih pak, tak ada pemberitahuan tiba-tiba rumah saya diratakan," ujar Rohmiana kepada InfoTerbit.com, Selasa (8/9/2020).
Sejumlah perabotan rumahnya pun ikut hilang dan berceceran dimana-mana. "Bahkan, raport milik anak saya pun ketemunya di luar di bawah pohon. Padahal itu kan dokumen penting pendidikan," ujar Sukardi Nasoha dan istrinya Rohmiana.
Dia mengakui bahwa lahan yang dipakai untuk membangun rumah adalah aset desa. Dia pun sebenarnya tidak keberatan jika lahan itu akan dipakai kembali oleh pihak desa.
"Yang kami sesalkan adalah cara-caranya, Pak. Ini benar-benar kejam dan kami menganggap tidak manusiawi," tegas mereka. Untuk itu, dia pun berniat memperkarakan masalah ini untuk mencari keadilan. "Saya ingin mencari keadilan pak!" tegasnya.
Dikonfirmasi masalah ini, Kepala Pasar Kresek Samsudin enggan memberi keterangan apapun. Bahkan, saat hendak dikonfirmasi terkesan menghindar.
Saat ditemui Selasa (8/9/2020) lalu oleh tim InfoTerbit.com, yang bersangkutan langsung menghilang sebelum ditanyakan masalah ini.
Lalu saat ditelepon pada Rabu (9/9/2020) pun, Samsudin tidak memberi jawaban apapun dan hanya menyatakan, siap....siap, entah apa makna dari kata-katanya itu.
TiMS
