HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kadis Perikanan Sambut Gembira Lahirnya Intandaya, Wadahi Pembudidaya Ikan di Kronjo

Kadis Perikanan Kabupaten Tangerang Rudi Hartono, MT., saat panen perdana budidaya ikan nila sistem bioflok di Gunung Kaler. (Foto Infoterbit.com) 

TANGERANG, INFOTERBIT — Kepala Dinas Perikanan (Kadiskan) Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, MT., menyambut gembira hadirnya kelompok pembudidaya ikan Intandaya di Kronjo. 

Sebagai wadah baru bagi para pembudidaya ikan di wilayah tersebut, Intandaya diharapkan tak hanya fokus pada budidaya, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi hasil laut dan air tawar setempat.

Hal ini disampaikan Kadiskan Rudi Hartono kepada Infoterbit.com melalui sambungan telepon, Sabtu 17 Oktober 2026.

Menurutnya, langkah ini sangat positif dan selaras dengan upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan.

Lebih jauh, Rudi berharap Intandaya tidak berhenti pada kegiatan pembudidayaan ikan nila dengan sistem keramba saja. Ia mendorong agar kelompok ini juga membentuk unit usaha pengolahan dan kuliner berbahan dasar ikan. 

Dengan begitu, hasil budidaya tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi memiliki nilai jual lebih tinggi dan bisa dinikmati langsung oleh masyarakat maupun pengunjung.

Hal ini juga selaras dengan rencana Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang yang saat ini sedang menggagas  program Smart Fisheries Village alias kampung perikanan cerdas Nila. 

Nantinya, produksi ikan nila pembudidaya di tidak hanya sampai benih dan jual beli komsumsi saja, tapi berkelanjutkan menjadi olahan kuliner yang dapat dikembangkan oleh masyarakat setempat.

"Jangan hanya membudidayakan ikan nila di keramba saja. Mari kita bentuk kelompok kuliner olahan ikan, sehingga ikan yang dipelihara bisa bernilai tambah lebih besar dan memberi keuntungan yang lebih baik bagi masyarakat," tambahnya.

Selain itu, Rudi juga menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas. Pembudidayaan ikan nila yang dikelola Intandaya bisa menjalin kerja sama dengan Satuan Pelaksana Pengelolaan Gizi (SPPG) untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan bergizi di dapur umum MBG. Hal ini tentu akan menjamin pasar hasil budidaya sekaligus mendukung program gizi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen pendampingan, Rudi Hartono berencana akan berkunjung langsung ke Kronjo dalam waktu dekat. Tujuannya untuk berdiskusi lebih mendalam bersama pengelola Intandaya guna menyusun rencana program kerja ke depan yang lebih terarah dan berdampak nyata.

Semoga kedepannya Intandaya dapat terus berkembang, memberi manfaat bagi warga Kronjo, dan menjadi contoh sukses pembudidayaan sekaligus pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Tangerang.

Ananta/TiMS


Posting Komentar