Geger! Pelajar Temukan Mayat Tersangkut di Rerumputan Irigasi Kasemen Serang
SERANG, INFOTERBIT - Warga Kampung Sukaluyu, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang digegerkan dengan penemuan mayat, Selasa (8/9/2026).
Mayat berjenis kelamin laki-laki diperkirakan berumur 35 tahun itu ditemukan tersangkut di rerumputan aliran irigasi Kampung Sukaluyu.
Warga yang menemukan pertama kali yakni AS, seorang pelajar warga kampung setempat. Selanjutnya, keberadaan mayat tanpa identitas itu juga diketahui oleh IH (40), seorang buruh. IH kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.
Kapolsek Kasemen Polresta Serkot IPTU Ahmad Nasihin, RO, M.M., M.H. menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 WIB.
"Saat itu, saksi hendak membuang sampah di sekitar aliran sungai irigasi. Setibanya di lokasi, dia terkejut melihat sosok yang diduga mayat manusia tersangkut di rerumputan pada aliran sungai irigasi. Saksi kemudian berteriak sehingga warga sekitar berdatangan,” ujar IPTU Ahmad Nasihin.
Selanjutnya, saksi IH menghubungi anggota Polsek Kasemen untuk melaporkan adanya penemuan mayat tersebut.
Tidak lama kemudian, Anggota Polsek Kasemen tiba di lokasi bersama Anggota Identifikasi Polresta Serang Kota dan petugas RS Bhayangkara. Dengan dibantu oleh warga masyarakat, petugas kemudian mengevakuasi jasad dari aliran sungai menuju pinggir sungai.
Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim forensik lebih lanjut guna mengetahui identitas serta penyebab kematian.
Kapolsek kasemen polresta serang kota menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan, dan menunggu hasil pemeriksaan tim forensik RS Bhayangkara dan Inafis Polresta Serang Kota.
“Untuk mengetahui secara pasti identitas dan penyebab meninggalnya korban, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Dokter Forensik dan Inafis Polresta Serang Kota,” pungkasnya.
Polsek Kasemen Polresta Serkot mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait identitas korban agar segera menghubungi pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
Ananta/TiMS
