Sampah Menumpuk dan Kerap Dibakar di Dekat SDIT Al Rasyid Kresek, Kesehatan Siswa Terancam
TANGERANG, INFOTERBIT – Kondisi memprihatinkan terlihat di lingkungan sekitar SDIT Al Rasyid Jalan Raya Kresek-Talok, Desa/Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.
Sampah hasil buangan warga selalu menumpuk tebal di area depan sekolah yang hanya berjarak beberapa meter dari lingkungan sekolah.
Meski tumpukan sampah itu rutin diangkut, tapi dalam waktu singkat akan terlihat menggunung lagi. Sebab, tak ada pengawasan khusus sehingga warga sambil melintas bisa membuang sampah seenaknya di lokasi itu.
Dari pantauan di lokasi, Rabu 22 Juli 2026, tumpukan sampah terdiri dari sisa makanan, sayuran busuk, dan limbah dapur, plastik kemasan, kantong belanja, hingga botol minuman bekas tampak sedang diangkut petugas kebersihan.
Namun pemandangan ini tak berlangsung lama. Sekitar pukul 11.55 Wib, sampah kembali mulai menumpuk hasil buangan warga. Yang lebih memprihatinkan karena asap pembakaran sisa sampah meengepul dan menganggu aktifitas belajar siswa SDIT Al Rasyid.
Seorang Wali Murid SD Al Rasyid, Ratna, mengatakan, aneka sampah yang bercampur jadi satu di lokasi itu menimbulkan aroma busuk yang menyengat hingga ke lingkungan SDIT Al Rasyid.
"Kalau lewat saat mengantar anak berangkat dan pulang sekolah pasti tercium bau busuk dari tumpukan sampah itu. Bahkan, orang tua yang menunggui anaknya sekolah sudah sejak lama mengeluhkan kondisi ini," ujar salah satu orang tua siswa SDIT Al Rasyid, Senin 20 Juli 2026.
Tidak hanya itu. Sisa barang-barang bekas rumah tangga juga ada disana. Bahkan, ada kasur dan bantal bekas yang sengaja dibuang oleh warga.
Wali murid sangat cemas kondisi ini berujung pada masalah kesehatan bagi ratusan siswa yang bersekolah di sana.
Sebab, tumpukan sampah yang membusuk bisa menjadi sarang kuman, bakteri, serta virus. "Apalagi, kalau pas tumpukan sampahnya banyak dan telat diangkut, lalat ukuran besar berterbangan hingga ke lingkungan sekolah. Makanya kami khawatirkan kesehatan anak disini," ujar seorang wali murid.
Di sisi lain, sampah yang kerap dibakar di lokasi pembuangan ilegal itu juga sangat menganggu kenyamanan belajar dan mencemari lingkungan sekitarnya.
Wali murid SDIT Al Rasyid memohon kepada dinas terkait dan Pemerintah Kecamatan Kresek untuk segera mencari solusi permanen mengatasi masalah sampah ini.
Selain jadwal pengangkutan yang lebih sering, dibutuhkan penyediaan tempat pembuangan sampah sementara yang tertutup dan lokasinya jauh dari area pusat pendidikan, serta penyuluhan kesadaran kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan.
Ananta/TiMS
