HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gercep, Tim Kecamatan Kronjo Sambangi Rumah Kakek Harun-Nenek Tamah di Desa Pasilian


TANGERANG, INFOTERBIT – Menyusul pemberitaan Infoterbit.com soal kondisi tempat tinggal Kakek Harun (72) dan Nenek Tamah (62) yang sangat memprihatinkan, Pemerintah Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang, bergerak cepat (gercep). 

Tim yang dipimpin Kasi Pemberdayaan Masyarakat Wahid Zulfikar mewakili Camat Kronjo, M. Mumu Mukhlis, langsung turun ke lokasi di Kampung Pasilian Lama, RT 003/03, Desa Pasilian, Senin (20/7/2026). 

Mereka meninjau langsung kondisi rumah sekaligus memantau kondisi kesehatan kedua pasangan suami istri tersebut, terutama Nenek Tamah yang sudah 9 tahun sakit.

Kedatangan Kasi Pemberdayaan beserta jajaran, disambut suasana haru oleh keluarga Harun-Tamah. Tim juga sempat berbincang akrab dengan Kakek Harun yang bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tak menentu, serta Nenek Tamah yang sudah 9 tahun menderita sakit ginjal dan diabetes sehingga hanya bisa terbaring lemah.

"Kami datang ke sini bukan sekadar melihat, tapi memastikan nasib Bapak Harun dan Ibu Tamah segera mendapatkan penanganan. Kondisi rumah ini akan kami usulkan lewat program bedah rumah dan kondisi kesehatannya akan terus kami pantau," ujar Wahid.

Tim Pemerintah Kecamatan Kronjo langsung mencatat data lengkap dan berjanji akan memprioritaskan kasus ini. 

Langkah cepat yang akan diambil antara lain; mengajukan permohonan prioritas ke program Bedah Rumah Pemerintah Kabupaten Tangerang, mengkoordinasikan dengan Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan rutin dan bantuan obat-obatan serta akan memfasilitasi akses bantuan sosial dan perlindungan sosial yang berhak mereka terima.

Nenek Tamah tampak terharu dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. "Kami tidak menyangka akan didatangi langsung. Terima kasih, setidaknya kami tahu tidak sendirian," ucap Nenek Tamah yang didampingu anaknya, Anah. 

Dia berharap agar bedah rumah yang diinginkan segera terwujud sehingga bisa segera menempati tempat tinggal yang aman dan layak. 

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi rumah pasutri lansia ini sangat memprihatinkan. Bangunan yang mereka tempati rapuh: tembok retak parah, atap bocor di banyak titik, lantainya becek saat hujan, serta struktur yang sewaktu-waktu dikhawatirkan roboh.

Ananta/TiMS


Posting Komentar