HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Marnan Sarbini: Ubah Skema Syarikah Arab Saudi, PMI Harus Dapat Perlindungan Nyata


TANGERANG, INFOTERBIT - Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Banten, Marnan Sarbini menilai sistem penempatan PMI melalui skema syarikah di Arab Saudi perlu segera dibenahi dan dilakukan perubahan secara menyeluruh agar benar-benar berpihak kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI).


Menurutnya, sejak diterapkan pada tahun 2018, berbagai keluhan PMI dalam sistem syarikah masih terus terjadi. Mulai dari jam kerja yang melebihi batas, potongan gaji yang besar, pekerjaan yang tidak sesuai perjanjian, hingga minimnya perlindungan kesehatan bagi PMI di negara penempatan.


Marnan Sarbini menjelaskan, pada dasarnya sistem syarikah diharapkan mampu menghadirkan tata kelola penempatan yang lebih profesional, transparan, dan memiliki perlindungan yang lebih baik bagi PMI. Namun dalam praktik di lapangan, masih banyak pekerja migran yang merasa dirugikan dan belum mendapatkan perlindungan maksimal.


"Pengawasan terhadap pelaksanaan sistem syarikah harus diperketat agar tidak hanya terlihat baik dalam aturan, tetapi juga benar-benar memberikan rasa aman dan keadilan bagi PMI," ujarnya, Senin 25 Mei 2026.


Menurut Marnan, perlindungan terhadap pekerja migran tidak boleh hanya menjadi konsep di atas kertas. Keselamatan, kesehatan, hak pekerja, jam kerja yang manusiawi, serta kepastian gaji harus menjadi prioritas utama demi menghadirkan migrasi aman bagi PMI.


Ananta/TiMS


Posting Komentar