HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Usia 20 Tahun, Masalah Sampah Masih Menghantui Kecamatan Gunung Kaler


TANGERANG, INFOTERBIT - Di usia yang ke-20, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, masih memiliki PR yang cukup serius yakni soal sampah.


‎Semakin hari, titik pembuangan sampah liar di wilayah yang memilki 9 desa ini semakin banyak. Bahkan, di masing-masing desa, terdapat titik sampah liar yang menyebabkan petugas kesulitan mengangkut.


‎Itu belum termasuk penambahan titik buang sampah liar yang semakin banyak seperti terlihat di Jalan Raya Syech Nawawi dan Jalan Raya Kresek-Gandaria.


‎"Masalah sampah masih menghantui. Instansi yang menangani masalah ini tak kunjung menemukan solusi yang tepat. Akibatnya, Kecamatan Gunung Kaler pun masih terlihat kotor. Karena di beberapa titik, sampah-sampah masih berserakan," ujar akademisi H. Abdul Mukti, M.Pd., yang tinggal di Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler.


Selama ini, kata Abdul Mukti, sistem angkut buang masih menjadi pola penanganan sampah di Kecamatan Gunung Kaler, tapi hasilnya sejauh ini belum memuaskan.


‎Dia mendesak agar Pemerintah Kecamatan Gunung Kaler lebih intens membangun kesasaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Tapi hal ini mesko dibarengi solusi kongkrit dari instansi terkait untuk mengatasi sampah.


‎"Jangan hanya menyuruh warga tidak buang sampah sembarangan saja, tapi tidak sda solusinya. Di usia Kecamatan Gunung Kaler ke-20, mestinya persoalan lingkungan harusnya jadi masalah yang perlu dapat perhatian serius!" tegasnya.


‎Ananta/TiMS


Posting Komentar