Kiprah Mediawati, Pekerja Sosial Masyarakat dari Desa Tamiang Gunung Kaler yang Punya Segudang Prestasi
TANGERANG, INFOTERBIT - Bagi sebagian orang, menjadi pekerja sosial mungkin bukan pilihan utama dalam hidup. Tapi tidak bagi Mediawati, wanita 34 tahun yang tinggal di Kampung Gardu, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Bagi Mei, sapaan akrabnya, menjadi pekerja sosial adalah panggilan jiwanya. Sejak duduk di bangku kuliah, dia sudah aktif menjadi pekerja sosial masyarakat (PSM), termasuk menjadi aktifis lingkungan hidup.
Menurutnya, bekerja sosial adalah panggilan hati nuraninya, meski harus dijalani dengan sukarela tanpa imbalan. Menembus ke pelosok-pelosok desa, menghampiri dan membantu warga yang butuh pertolongan darurat telah mejadi bagian dari aktifitasnya sehari-hari.
"Sebagai PSM saya membantu pemerintah daerah untuk ikut memverifikasi data sosial (DTKS), mendampingi bantuan sosial, dan memastikan program sosial pemerintah tepat sasaran," ujar lulusan PGSD Universitas Terbuka tahun 2017 ini.
Tak hanya itu. Saat wabah Covid-19 terjadi, Mei juga menjadi relawan Covid-19 Kabupaten Tangerang.
Kiprahnya sebagai relawan sosial Kabupaten Tangerang selama bertahun-tahun akhirnya mendapat perhatian khusus dari Pemkab Tangerang. Dia mendapat penghargaan dari Dinas Sosial atas keaktifannya sebagai PSM.
Yang lebih membanggakan, pada tahun 2024, Mediawati juga mendapat Piagam Penghargaan dari Bupati Tangerang Andi Ony sebagai Juara 2 Pemilihan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Berprestasi dari unsur PSM.
"Penghargaan-penghargaan ini bagian dari penyemangat saja. Tapi yang terpenting buat saya adalah bagaimana agar saya bisa memberi banyak manfaat bagi orang di bidang sosial kemasyarakatan," ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.
Sebagai PSM, dia sadar betul bahwa posisinya menjadi ujung tombak sosial yang langsung bersentuhan dari masyarakat. Tak jarang, hal ini menyita waktu dan perhatian ekstra dan harus mengesampingkan kepentingan pribadi dan keluarga.
Namun, hal itu dilakoni Mei dengan gembira. Bahkan, ditengah aktifitasnya itu, dia masih aktif di organisasi Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH) dan menjabat sebagai Bendahara.
Tak hanya itu. Mei juga tercatat pernah menjadi tenaga pendidik di Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar Negeri.
Bagi Mediawati, dunia sosial dan organisasi telah melekat dalam jiwanya. Sebab, sejak duduk di bangku sekolah pun dia sudah banyak mengikuti organisasi seperti Pramuka dan Paskibra.
"Semoga kehadiran saya dan kawan-kawan PSM lainnya ditengah masyarakat memberi manfaat," ujar Mediawati.
Ananta/TiMS
