HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Anak-anak Korban Banjir di Desa Pasilian Kronjo Tangerang Mulai Terserang Gatal


TANGERANG, INFOTERBIT - Sejak dua hari terakhir, banjir menggenangi lingkungan Kp. Pasilian, RT 004 RW 002, Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.


‎Air hujan setinggi betis orang dewasa tak hanya menggenangi ruas jalan kampung itu, tapi ada juga yang masuk ke rumah-rumah warga.


‎Di sisi lain, banjir juga menimbulkan dampak lain bagi kesehatan warga. Rifai,  seorang warga di sana mengatakan, warga terutama anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya mulai diserang penyakit gatal-gatal.


‎Sampai sekarang, kata Rifai, belum ada bantuan obat-obatan apapun, baik dari Puskesmas Kronjo, Pemdes Pasilian maupun Kecamatan Kronjo.


"Jangankan bantuan obat-obatan, kita sudah beberapa hari kebanjiran pun belum ada yang mengecek ke sini dari instansi terkait manapun," keluh Rifai kepada Infoterbit.com, Senin 12 Januari 2026.


‎Dia berharap, warga di Kampung Pasilian yang menjadi korban banjir ini mendapat perhatian. "Hingga kini belum ada instansi manapun yang turun ke lapangan. Belum ada bantuan makanan dan obat obatan serta alat alat kebersihan ke warga," katanya.


‎Diberitakan sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Tangerang dua hari ini menimbulkan banjir di sejumlah wilayah. Salah satunya di Kecamatan Kronjo.


‎Sejumlah wilayah Kronjo terendam banjir, seperti yang terjadi di Kp. Pasilian, RT 004 RW 002, Desa Pasilian.


‎Selain merendam ruas jalan, puluhan rumah warga di wilayah ini juga kebanjiran. "Air masuk rumah, kami kesulitan tempat untik tidur karena biasanya kami tidur di lantai," ujar seorang warga di sana kepada Infoterbit.com, Senin 12 Januari 2026.


‎Rifai, warga lainnya mengatakan, di RT 004 RW 002, sudah beberapa hari ini terendam banjir. "Kami kesulitan keluar rumah, banyak warga tak bisa beraktifitas karena terjebak banjir. Namun belum ada bantuan apapun yang turun ke sini," kara Rifai. Dia mengeluhkan kurang responnya pemerintah setempat membantu warga yang kebajiran.


‎Ananta/TiMS


Posting Komentar