HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

‎Anggota DPRD Fraksi Gerindra Dina Maria Ulfa Bantu Nenek Asal Kronjo yang Sakit dan Tinggal di Rumah Tak Layak Huni


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Kisah pilu nenek Sani menyentuh hati anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Gerindra, Dina Maria Ulfa.


‎Mendengar kisah nenek berusia 70 tahun asal Kp. Kronjo Masjid, RT 001/03, Desa/Kec. Kronjo ini, Dewan Dina langsung memerintahkan stafnya untuk menjenguk nenek Sani.


‎"Ibu Dewan Dina saat ini sedang umroh. Karena membaca kisah nenek Sani lewat Infoterbit, beliau memerintahkan saya mengunjungi rumah nenek Sani," ujar staf Dewan Dina Ardi, Minggu 2 November 2025.


‎Ardi dan tim membawakan bantuan sembako untuk nenek Sani. Selain itu juga mengecek kondisinya yang saat ini sedang sakit. "Iya, beliau sedang sakit dan tidak bisa berjalan," ujarnya.


‎Nenek Sani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Dewan Dina. "Kami berterima kasih kepada Ibu Dina, semoga Ibu selalu dalam lindungan Allah Swt," ujarnya.


‎Diberitakan sebelumnya, nenek Sani tinggal di rumah tidak layak huni dan kondisinya sakit-sakitan. Bahkan, dia sudah tidak bisa lagi berjalan dan hanya berbaring di tempat tidurnya.


‎"Untuk makan sehari-hari, nenek Sani kerap dibantu oleh para tetangganya, ada yang memberi uang, ada yang memberi makanan," ujar Sofyan, tetangga nenek Sani, Sabtu 1 November 2025.


‎Di rumah yang kondisinya memprihatinkan itu, dia tinggal dengan seorang anak dan satu cucunya. Suaminya Astawi atau yang akrab dipanggil Ki Lang Lang sudah meninggal dunia sejak sekitar lima bulan yang lalu.


‎Sementara, sang anak kerjanya hanya serabutan sehingga belum mampu mencukupi kebutuhan keluarga.


‎"Anaknya ibu Sani itu serabutan kerjanya, kadang disuruh-suruh sama tetangga di sini, selain itu tidak punya kerjaan tetap," ungkap Sofyan.


‎Selaim prihatin dengan kondisi kesehatan nenek Sani, para tetangganya juga khawatir dengan kondisi rumahnya karena sudah rapuh dan rawan ambruk sewaktu-waktu.


‎Menurut Sofyan, beberapa waktu lalu, rumah nenek Sani pernah roboh dan saat itu, warga secara gotong-royong membantu memperbaiki rumah itu ala kadarnya. "Jadi, kami gotong-royong dan patungan beli material untuk membantu rumah nenek Sani yang roboh. Tidak ada bantuan sama sekali dari pemerintah setempat," tutur Sofyan.


‎Kini, kondisi rumah itu beberapa bagiannya telah rapuh. Tetangganya berharap, nenek Sani mendapat bantuan dari pemerintah, baik untuk memeriksakan kondisi kesehatanya maupun membantu perbaikan rumah.


‎"Semoga ada yang peduli dengan kondisi nenek Sani, kami para tetangganya sangat prihatin atas keadaan beliau," ujar Sofyan.


‎Ananta/TiMS

Posting Komentar