Truk Tronton Terbakar di Dermaga 1 Pelabuhan Merak, 826 Paket JNE dan Sepeda Motor Hangus
CILEGON, INFOTERBIT.COM - Truk tronton B 9289 NEU bermuatan barang paket JNE terbakar di Dermaga 1 Pelabuhan Merak, CilegonnBanten, Jumat 26 September 2025 sekira pukul 00.30 Wib.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun sebanyak 826 paket JNE dan satu unit sepeda motor hangus terbakar. Rinciannya; 36 paket seberat 284 kg, 137 paket seberat 1.581 kg, 653 paket seberat 7.645 kg dan 1 unit sepeda motor seberat 100 kg.
Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kasat Reskrim AKP Hardi Meidikson Samula, S.I.K.,M.H., saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
Adapun kronologis kejadian, sekira pukul 00.03 Wib, truk itu masuk ke Pelabuhan Merak dan langsung menuju ke Dermaga 1. Kurang lebih 10-15 menit, tronton itu sampai di area parikir Dermaga 1 Pelabuhan Merak dan langsung menuju parkiran antrian kendaraan.
"Saat itu di Dermaga 1 ada KMP Safira Nusantara sedang melakukan pemuatan," ujarnya.
Tidak lama sampai di parkiran Dermaga 1, sopir truk tronton Burhanudin melihat ada kepulan asap berwarna putih yang berasal dari wing box kendaraan yang dikemudikan.
Sopir langsung turun dari mobil untuk mengecek ke atas mobil. Setelah dicek, asap semakin tebal dan sopir langsung memundurkan kendaraan tersebut untuk menjauh dari kendaraan lain.
"Setelah mundur dari antrian kurang lebih 10 Meter, sopir langsung membuka wing mobil sebelah kiri dan ternyata api di dalam mobil sudah besar. Kemudian sopir tersebut bergegas melarikan diri untuk menjauh dari mobil yang sudah terbakar," kata Kasat Reskrim AKP Hardi.
Melihat api semakin membesar, anggota Polsek KP Merak Polres Cilegon langsung berkoordinasi dengan Pemadam milik PT. ASDP Merak. Lalu minta bantuan Pemadam dari Pemkot Cilegon untuk dikirim mobil pemadam.
Sekira pukul 00:50 Wib, mobil pemadam datang beriringan berjumlah 3 unit serta 1 unit mobil rescue.
Saat ini, Satreskrim Polres Cilegon sedang menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran.
Ananta/TiMS
