HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Adu Ketangkasan atau Adu Nasib? Jalan-jalan di Arena Pasar Malam


Catatan Ananta

Founder InfoTerbit.com

PASAR malam selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun, tidak anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

Di dalamnya menawarkan berbagai pilihan. Arena permainan anak, aneka pedagang dari penjual barang kebutuhan rumah tangga, busana dan perlengkapannya hingga beragam kuliner.

Salah satu yang tak kalah ramainya, biasanya adalah stand adu ketangkasan. Oh ya, ini adu ketangkasan atau adu nasib ya? Entahlah.

Jika disebut adu ketangkasan, ada benarnya juga. Sebab, hanya yang terampil lah yang akan mendapat hadiah. Disebut adu nasib juga benar. Sebab, untuk bisa bermain, pengunjung harus membayar.

Lalu, biasanya mereka mendapat koin, tiket dan sejenisnya untuk bermain sesuai dengan permainan ketangkasan yang dipilih.

Lalu, pemenangnya mendapat hadiah. Bermacam-macam, dari peralatan rumah tangga, boneka, rokok, minuman dalam kemasan dan masih banyak lagi.

Di berbagai daerah, stand adu ketangkasan di arena Pasar Malam ini banyak menuai protes. Sebab, diidentikan dengan judi.

Seperti di Seluma Bengkulu, tokoh di sana memprotes adanya permainan ketangkasan di arena pasar malam karena terindikasi judi.

Menurut tokoh bernama Herwan Saleh, seperti yang dilansir dari bengkuluinteraktif.com, permainan dalam arena Pasar Malam bukan berdasarkan pada ketangkasan atau kemahiran melainkan hanya mengadu peruntungan belaka.

“Modusnya dengan menjual tiket dan selanjutnya pemain mendapatkan alat ketangkasan sehingga para pemain itu mengadu nasib dan berharap hadiah yang sangat besar,” ujar Herwan Saleh.

Sementara di Kota Prabumulih, Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH menyatakan akan menindak tegas bila ada permainan ketangkasan di Pasar Malam.

“Izin kita keluarkan hanya bagi rekreasi dan hiburan masyarakat, kita ingatkan jika ada judi ketangkasan jelas akan kita cabut izinnya dan kita lakukan tindakan tegas,” ujar Kapolres sebagaimana dilansir dari prabumulihpos.

Yang memprihatinkan, saat jalan-jalan ke pasar malam, saya juga menemukan sejumlah anak terlihat asyik bermain adu ketangkasan. Mereka berada diantara orang-orang dewasa yang juga sedang bermain. Semoga ini menjadi perhatian bagi para orang tua.

Lebih baik mengajak putra-putrinya main wahana di pasar malam lainnya seperti komedi putar, kora-kora, ombak banyu, bianglala dan lainnya. Ketimbang mengajaknya ke stand adu nasib, eehh adu ketangkasan, maksudnya.

Catatan Minggu 11 Juni 2023

Posting Komentar