HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

VIRAL, Bocah Kelas 1 SD di Pandeglang Tiap Mau Sekolah Harus Terobos Kawat Berduri


PANDEGLANG, INFOTERBIT.COM - Sungguh kasihan nasib B (nama inisial). Bocah berusia 7 tahun yang masih duduk di bangku kelas 1 SDN 4 Citereup, Kec. Panimbang Pandeglang ini setiap berangkat dan pulang sekolah harus menerobos kawat berduri.


Pagar kawat berduri ini dipasang oleh pihak yang bersengketa tanah dengan orang tua B, pasangan suami istri Sopian Ependi dan Etin Pitriah. Lokasi rumah itu berada di Kp. Cipanon RT/RW 02/05 Desa Tanjung Jaya Kecamatan Panimbang Pandeglang.


Akibat dipasangi kawat berduri itu, keluarga Sopian-Etin menjadi sulit melaksanakan aktifitas karena harus melewati pagar kawat berduri.


Etin Pitriah dan Suaminya bernama Sopian Ependi merasa kasihan dengan anaknya itu. Sebab, setiap brangkat ke sekolah harus melewati pagar berduri. B pun sering mengeluh, karena terkadang kawat tajam itu mengenai badannya.


"Saya merasa kasih dengan anak saya. Kami sekeluarga pun sangat kesulitan untuk beraktifitas saat mau keluar rumah," ujar Etin.


Dedy, jurnalis yang bertugas di wilayah Pandeglang Banten prihatin atas kondisi ini. Menurutnya, tidak seharusnya sengketa tanah itu harus mengorbankan nasib anak bangsa.


"Silahkan proses sengketa tanah berjalan, tapi jangan sampai mengorbankan anak bangsa yang sedang menimba ilmu," katanya.


Dedy/TiMS



Posting Komentar