HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kades Blukbuk Sedih, Sejumlah Warga Memfitnahnya Terima Uang Dari Galian Tanah


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Kepala Desa Blukbuk, Kecamatan Kronjo, Kab. Tangerang, H. Sanusi merasa sedih atas fitnah yang menimpanya. Sebab, di tengah gencar-gencarnya ia menolak usaha galian tanah ilegal, justru segelintir warga menuding dirinya terima uang suap dari pengusaha galian tanah.


"Tentu saja saya sedih atas fitnah itu. Sebab, saya sama sekali tidak pernah menerima pemberian apapun dari pengusaha galian ilegal itu," tegas Kades Blukbuk, H. Sanusi, Selasa (9/11/2021).


Dia menegaskan, saat ini dirinya justru tengah berjuang keras agar aktifitas galian tanah ilegal itu segera dihentikan aktifitasnya. Sebab, selain merusak lingkungan juga mengganggu ketertiban umum. Bahkan, ada sejumlah fisik jalan yang rusak akibat usaha galian tanah itu.


"Saya minta, warga tidak memfitnah saya seperti itu. Justru saya mengajak mari sama-sama berjuang agar galian tanah itu segera dihentikan. Tentu dengan prosedur yang benar dan biarkan pihak terkait yang menghentikannya," kata H. Sanusi.



Dia juga minta agar Satpol PP Kabupaten Tangerang segera turun dan menghentikan aktifitas galian yang dibilai ilegal itu.


Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Desa Blukbuk, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang Banten menolak keras adanya kegiatan aktivitas galian tanah yang ada di Kp. Kramat Maja, Desa Blukbuk RT 03/03 dan RT 04/03, Kec. Kronjo, Kab. Tangerang. 


Penolakan ini dilakukan karena galian tanah itu dinilai dapat menimbulkan terjadinya kerusakan lingkungan dan tidak punya ijin galian tanah (C).


Damin/Ananta/TiMS


Posting Komentar