Danramil 08/Kronjo: Pasca Kasus Keracunan Makanan, Operasional Dapur SPPG di Cirumpak Kronjo Dihentikan

Danramil 08/Kronjo, Kapten ARH Afif Ali Haini.
TANGERANG, INFOTERBIT - Operasional daput Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, dihentikan pasca insiden keracunan yang dialami puluhan anak. Keracunan diduga berasal dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diolah di dapur SPPG itu.
Danramil 08/Kronjo, Kapten ARH Afif Ali Haini saat dikonfirmasi, Kamis 30 April 2026, membenarkan hal itu. "Iya, benar operasionalnya ditutup sementara waktu oleh pihak BGN," kata Danramil Kronjo.
Dia mengaku belum tahu sampai kapam penutupan itu dilakukan. Sebab, kewenangannya ada pads pihak BGN.
Saat ini, pihak Koramil 08/Kronjo masih terus melakukan monitoring di lapangan terkait peristiwa keracunan itu. "Kami masih ada dI lokasi SPPG dan ada juga anggota kami yang monitoring ke korban keracunan," ungkapnya.
Menurut Kapten ARH Afif Ali Haini, pihaknya bersama unsur Forkopimcam sampai saat ini belum bisa meminta keterangan resmi dari Pengelola dapur SPPG itu.
Bahkan, Camat Kronjo M. Mumu Mukhlis dan jajaran yang hendak masuk ke lokasi SPPG itu mendapat penolakan petugas SPPG dengan alasan lokasi tersebut masih disterilkan.
Saat ditanya oleh Camat Kronjo keberadaan pengelola atau pemilik SPPG, petugas SPPG mengatakan bahwa yang bersangkutan sedang mengontrol para siswa yang keracunan dan memastikan kesehatannya.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data yang diperoleh pihak Kecamatan Kronjo, jumlah korban keracunan mencapai 33 siswa dan anak.
Mereka sebelumnya mendapat penanganan medis atas keracunan yang dialami. Dari 33 anak itu, tinggal dua anak yang masih dirawat. Satu anak di Puskesmas Kronjo dan satu lagi di Klinik Cayur.
Ananta/TiMS