HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sebanyak 46 Rumah Warga dan Puluhan Hektare Sawah di Desa Kedung Gunung Kaler Terendam Banjir


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Area perkampungan dan puluhan hektare sawah warga Desa Kedung, Kec. Gunung Kaler, Kab. Tangerang tergenang banjir, Senin (25/01/2021).


Kondisi ini disebabkan curah hujan yang semalaman tak kunjung reda hingga mengakibatkan meluapnya sungai pembuangan Air Rawa Garukgak sehingga luapan air tersebut masuk ke perkampungan Desa Kedung.

Sungai yang melintasi wilayah Kec. Gunung Kaler ini terlihat dangkal dan tidak lagi bisa menampung air jikalau ada kiriman air baik dari rawa Garukgak maupun curahan air hujan yang begitu deras.

"Dari kemarin, air sudah masuk ke rumah-rumah warga sekitar sungai tersebut. Tinggi air yang masuk perkampungan sudah sampai 50 cm. "Kami masih tetap berjaga-jaga dikhawatirkan ada hujan susulan, karena sudah jadi tanggung jawab kami selaku Pemerintah Desa dalam penanganan pertama untuk warga" ujar Kepala Desa Kedung H. Saadullah, usai basah-basahan dor to dor menemui warganya yang terkena genangan air.

Sampai hari ini, Senin, data yang dihimpun pihak Pemerintahan Desa Kedung ada 46 Rumah/72 KK/247 Jiwa yang tersebar di 5 RT terendam air.  Bahkan sampai area pesawahan pun ada yg sudah ditanam tapi terendam air sampai tidak terlihat tanamannya.

Maski, Ketua RT. 002 Kp. Gabus 3 yang warganya terkena genangan air juga mengatakan, banjir ini sudah rutin terjadi setiap tahun. "Ini belum seberapa. Biasanya kalau sudah masuk bulan Februari akan lebih tinggi airnya," katanya.

Maski menjelaskan, banjir terjadi akibat dari sungai pembuangan Rawa Garukgak yang sudah dangkal dan perlu dikeruk atau adanya normalisasi.  "Semoga di tahun ini, pemerintah dapat menganggarkan untuk kegiatan ini, agar warga kami tidak lagi terkena banjir," pungkas Maski.

Sampai berita ini diturunkan belum ada kunjungan dari instansi terkait selain terlihat Kepala Desa Kedung yang begitu antusias untuk warganya.

Penulis: Ajat
Editor: Ananta











Posting Komentar