HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Gabungan Wartawan Indonesia Sesalkan Sikap SMPN 1 Cisoka Diduga Lecehkan Pimred InfoTerbit


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - DPP Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) menyesalkan sikap pihak SMPN 1 Cisoka, Kab. Tangerang yang dinilai melecehkan wartawan, yakni Pimred InfoTerbit.com, Dedy.


Hal ini dikatakan Kepala Litbang DPP GWI, Makmur Napitupulu menyikapi polemik yang terjadi antara media online InfoTerbit.com dengan pihak SMPN 1 Cisoka, Rabu (13/1/2021).

"Saya sangat menyayangkan sikap kasar oknum security SMPN 1 Cisoka terhadap Pemimpin Redaksi InfoTerbit.com, Sdr. Dedy. Bahkan, Sdr. Dedy dituduh mencuri buku tamu di ruang kerja kepala sekolah," kata Makmur usai mendampingi dedy di SMPN 1 Cisoka.

Dia menyaksikan sendiri, bagaimana oknum security SMPN 1 Cisoka itu saat bersikap kasar terhadap Dedy.

Dalam pandangan Makmur, langkah yang dilakukan Dedy saat berada di SMPN 1 Cisoka sudah benar. Saat masuk sekolah itu, dia mengisi buku tamu dan kedatangannya atas undangan Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Tangerang, Pahrudin.

"Tapi, sesampai di sana dia malah mendapat omongan kasar, dituduh mencuri buku tamu dan kepala sekolahnya pun tidak mau menemui," tegasnya.

"DPP GWI siap mendampingi kasus ini sampai tuntas. Jangan pernah takut mengungkap kebenaran," tegas Makmur.

Sebelumnya diberitakan, sikap kasar dan arogan ditunjukkan oleh pihak SMPN 1 Cisoka saat Pemimpin Redaksi InfoTerbit.com, Dedy menyambangi sekolah ini, Rabu (13/1/2021).

Padahal, kedatangan Dedy ke sekolah ini atas undangan dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Tangerang, Pahrudin untuk melakukan klarifikasi pemberitaan.

"Saya datang ke SMPN 1 Cisoka karena ada undangan dari Sekdis Pendidikan untuk klarifikasi berita dengan Kepala Sekolah SMPN 1 Cisoka Bapak Wawan Alwani," kata Dedy.

Atas undangan itu, Dedy pun datang ke sekolah dan sebagaimana prosedur dirinya telah mengisi buku tamu.

Namun, tiba-tiba, security SMPN 1 Cisoka bernama Ipal langsung menegur dan marah-marah kepada dirinya tanpa sebab.

Bahkan, security itu menuduh Dedy sebagai pencuri. "Kok bisa masuk ke sekolah, padahal buku tamu itu kan adanya di ruang kepala sekolah. Ini seolah-olah sebagai pencuri bisa masuk ke sini," ujar Ipal kepada Dedy.

Dedy berulangkali menjelaskan bahwa dalam kunjungan sebelumnya maupun saat itu, mengisi buku tamu sesuai prosedur. Saat mengisinya pun, ada pihak sekolah yang mengarahkan.

Namun, dia terus saja mendapat teguran kasar dari security Ipal.

Yang disesalkan Dedy, saat itu pun dia juga tidak bisa bertemu dengan Kepala SMPN 1 Cisoka, Wawan Alwani. Padahal, rencana pertemuan tersebut atas undangan dari Sekdis Pendidikan, Pahrudin.

"Di tunggu oleh Kepsek hari ini jam 14.00 di SMPN 1 Cisoka" Begitu isi pesan WhatsApp Sekdis Pendidikan Pahrudin kepada Dedy yang dikirimkan pada Rabu (13/1/2021) pukul 08.20 Wib.

Atas persoalan tersebut, pihak TiMS (Terbit Media Sindikasi) selaku Manajemen InfoTerbit.com akan menyikapi secara serius perlakukan arogan yang menimpa unsur pimpinannya.

TiMS/GWI

Posting Komentar