HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Beginilah Suka Duka Para Kader KB Desa di Kecamatan Kresek Tangerang


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Menjalani pekerjaan sosial, mengundang berbagai cerita suka duka. Inilah yang dirasakan para Kader KB desa-desa di Kecamatan Kresek, Kab. Tangerang yang disebut PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa).


Kisah suka-duka selama menjalani tugas sosial terungkap saat wawancara podcast bersama ITEVE (InfoTerbit TV) di Desa Jengkol, Senin (25/1/2021).

Hadir dalam kegiatan, Koordinator PPKBD Kec. Kresek Urip Tumiyati, Ika Kusnia (Jengkol), Musrikah (Patrasana), Leha (Renged), Ani Wahyuni (Talok), Apriyanti (Koper), dan Eva Mutia (Kemunung), serta Kamsiyah (Tim Siga/ (Sistem Informasi Keluarga).

Koordinator PPKBD Kec. Kresek Urip Tumiyati mengatakan, menjadi Kader KB adalah panggilan hati. "Tidak ada gaji khusus. Kita kerja ikhlas saja untuk melayani masyatakat," kata Bude Urip.

Wanita paruh baya itu, sudah mengabdi selama 2 tahun sebagai Kader KB dan tetap semangat serta bangga bisa melayani masyarakat yang ada di kampungnya. "Pekerjaan ini saya jalankan dengan senang. Tidak mengurangi semangat saya untuk mengabdi," ujarnya.

Kader KB Desa Jengkol, Ika Kusnia mengatakan, dalam menghadapi masyarakat harus sabar, dan dinikmati dengan rasa senang, agar mereka tertarik untuk ikut dalam program KB.

"Menjadi kader merupakan tantangan yang harus diperjuangkan untuk kebaikan masyarakat dan terus berupaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk," ujarnya.

Hal senada dikatakan Musrikah, Kader KB Desa Patrasana. Menurutnya, sebagai kader, mengharuskan dirinya terus berinteraksi pada masyarakat, baik memberikan sosialisasi maupun memfasilitasi dalam pemasangan alat kontrasepsi.

Sementara, Kamsiyah (Tim Siga/ (Sistem Informasi Keluarga) mengatakan, pihaknya mencurahkan waktu penuh untuk melakukan pencatatan kelahiran dan kematian. Input data ini sangat penting untuk mengetahui laju pertumbuhan penduduk.

Penulis: Ananta/Eva/Mutia
Editor: Ananta



Posting Komentar