Kisah Pilu Sayinah Warga Kronjo, Suami Meninggal Terpaksa Dagang Sayur Keliling Demi Hidupi 4 Anaknya
Jumat, Desember 25, 2020
TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Kepiluan dialami Sayinah, warga RT 03/03 Kp. Kronjo Masjid, Desa/Kec. Kronjo, Kab. Tangerang.
Demi bertahan hidup, sejak suaminya, Zaenudin meninggal dunia sebulan yang lalu, dia harus banting tulang sendiri untuk menghidupi keempat anaknya.
Tiga diantara empat anaknya masih kecil-kecil, dua masih sekolah di SD dan SMP, sedangkan satunya baru berusia empat tahun. "Anak pertama baru lulus SMA dan belum kerja," kata Sayinah kepada InfoTerbit di rumahnya, Jumat (25/12/2020).
Wanita 41 tahun ini setiap hari berjualan sayuran keliling dengan gerobak di sekitar Kampung Kronjo Masjid. Penghasilan per hari tak menentu, antara Rp50-70 ribu.
"Ini bukan dagangan saya sendiri, menjualkan sayuran orang. Jadi saya setor," katanya. Dia biasa berkeliling dari siang hari habis Dhuhur hingga menjelang Maghrib.
Ditanya tentang meninggalnya sang suami, Zaenudin, Sayinah meneteskan air mata. Ia tak kuasa menahan kesedihan.
"Minggu depan baru mau tahlilan 40 hari meninggalnya suami saya. Dia sebelumnya sakit jantung," ujarnya sesenggukan. Almarhum Zaenudin semasa hidupnya bekerja sebagai nelayan.
Namun Sayinah tak putus asa. Di tengah kondisi ekonominya yang pas-pasan pasca ditinggal suami, dia bertekad akan terus berjuang membesarkan anak-anaknya hingga memperoleh pendidikan layak.
"Allah Swt pasti akan memberikan jalan keluar bagi setiap kesulitan hamba-Nya. Saya akan terus berjuang demi anak-anak," tekadnya.
Penulis/Editor: Ananta

