Kades Gandaria Mekar Baru Ogah Respon Ketua RT-nya yang Diduga Pungli Bansos Covid-19
Kamis, Juni 11, 2020
![]() |
| foto: ilustrasi |
TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan Ketua RT di Desa Gandaria Kec. Mekar Baru Tangerang langsung mengundang reaksi Camat Mekar Baru, Zam Zam Manohara.
Melalui grup Wa, Zam Zam menjelaskan bahwa terkait soal itu, pihak desa beserta muspika sudah dikordinasi oleh pihak-pihak terkait pasca pendistribusian bansos Covid-19.
"Mohon agar rekan-rekan media silahkan klarifikasi dengan desa. Nanti akan ditemukan jawabannya," tulis Zam Zam dalam grup Wa.
Sayangnya, pernyataan Camat ini tidak sejalan dengan sikap Kades Gandaria, Ridwan Hidayatullah. Berkali-kali dikonfirmasi melalui ponselnya, tidak diangkat. Bahkan meski sudah dikirimi pesan Wa, yang bersangkutan juga tidak menjawab.
Diberitakan sebelumnya, dugaan pemotongan BST itu terjadi di Kp. Betong RT 001/003 Desa Gandaria Kec. Mekar Baru Tangerang.
Seorang warga, Imron mengaku bansos yang diterima sebesar Rp600 ribu dipotong oleh oknum Ketua RT setempat sebesar Rp25 ribu.
"Benar, Pak. Bukan cuma saya yang dipotong, tetangga juga sama dipotong oleh RT. Kejadian ini bukan hanya satu kali. Pada bansos pertama juga dialami oleh adik saya juga," ujarnya kepada InfoTerbit/TerbitBanten.
Peristiwa ini terjadi pada pada Rabu (10/6/2020). Setelah mendapat bansos, tiba-tiba dia dan tetangganya juga didekati sang ketua RT dan basa-basi minta uang rokok.
"Semua juga warga yang dapat bansos pengertianya saja. Karena saya bolak-balik, mondar-mandir urusin warga yang dapat bansos," ujar Imron menirukan RT.
Saat tetangganya menyodorkan uang Rp100 ribu yang diambil dari amplop bansos, oleh si Ketua RT diterima dan dikembalikan Rp75 ribu.
"Saya menerima bansos malah diminta uang jasa Rp25 ribu. Atas dasar alasan apa? Bukannya kepala desa menugaskan ke RT/RW buat kemaslahatan Warga?" tegasnya.
Dia berharap agar bantuan dari pemerintah pusat itu disalurkan sebagaimana mestinya. "Uangnya nggak seberapa, malu kalau sudah ketahuan kan?" tambahnya.
Atas kasus ini, pihaknya telah melaporkan ke Pemkab Tangerang melalui saluran instagram. Pihak Pemkab juga meneruskan laporan ke Kecamatan Mekar Baru.
Penulis: Dedy
Editor: Ananta
