Tiga Makam Pejuang Kemerdekaan Dibongkar Oknum Tak Bertanggung Jawab
Jumat, Mei 15, 2020
MUARA TEWEH, INFOTERBIT.COM - Tiga makam pejuang kemerdekaan dibongkar oleh oknum tak bertanggung jawab. Peristiwa ini terjadi di Desa Tongka, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Terbongkarnya makam ini menuai protes dari Yayasan Lumbing Jewata (Lujet).
Pasalnya makam tersebut mengandung nilai sejarah dan disakralkan oleh masyarakat khususnya Desa Tongka.
Dimana pada masa penjajahan menurut cerita turun-temurun yang dipercaya oleh masyarakat, di lokasi makam pernah berdiri sebuah benteng pertahanan yang bernama Benteng Ingai.
Ketua Umum Yayasan Lumbing Jewata (Lujet), Leny sangat menyayangkan peristiwa ini sampai terjadi. Karena Desa Tongka adalah desa yang penuh dengan riwayat perjuangan bahkan terkenal sampai Negeri Belanda.
Dinegeri Kincir Angin tersebut, lukisan perjuangan tersimpan, yaitu Lukisan Kebesaran Benteng Ingai.
Leny, berharap agar pihak kepolisian khususnya Polsek Gunung Timang bisa mengungkap pelaku pengerusakan tiga makam yang dibongkar di area pemakaman tua yang mana tempat tersebut adalah Benteng Pertahanan perang gerilya pejuang dari Banjar yaitu Raja Banjar dari Keturunan Tumenggung Lumbing sebagai leluhur penduduk Desa Tongka.
"Saya berharap pihak Pemerintah Desa Tongka segera melakukan Inventarisasi semua situs sejarah yang ada di desa Tongka, pihak Yayasan Lujet dengan senang hati membatu mendaftarkan situs tersebut agar bisa menjadi harta kekayaan Barito Utara agar pemeliharaan dan penggelolaan bisa dilaksanakan oleh pihak Pemda bekerjasama degan Yayasan Lujet ataupun Pemdes," tambah Leny.
Dia juga berharap, Pemkab Barito Utara peduli terhadap semua situs-situs bersejarah yang ada di wilayah Barito Utara ini.
Sementara, pada Rabu Rabu (14/5/2020) dilakukan investigasi di lokasi makam yang dibongkar tersebut.
Hadir dalam kegiatan investigasi lapangan, Ketum Yayasan Lumbing Jewata (Lujet) Leny, Ketua Harian Yayan Lujet Jamhermanto, Anggota Polsek Gunung Timang, dan Ormas Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Zain.
Selain itu, turut dalam investigasi, Ikatan Penulis Dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Barut Jemi, Fauzi dan Iwan, Kades Tongka, Tokoh Masyarakat Edy Sumantri dan puluhan warga,
Dari hasil sementara investigasi, ditemukan tiga kuburan/makam yang sudah dibongkar dengan bekas galian kuburan menggunakan alat cangkul. Diperkirakan baru beberapa minggu.
Pecahan keramik guci dengan motif tulisan Arab juga masih ada dalam lubang galian.
Diduga benda guci diambil pencuri bersama kemungkinan benda-benda bersejarah yang bernilai tinggi yang ada dalam bejana guci tersebut.
Penulis: Emelia S
Editor: Ananta
