HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Siap-siap! BUMDes Patrasana Tangerang akan Dievaluasi, Bakal Seperti Apa Hasilnya?


TANGERANG, InfoTerbit.com - Kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Patrasana Kecamatan Kresek Tangerang bakal dievaluasi. Kepala Desa (Kades) Patrasana Mohamad Sobri akan meminta penjelasan kepada pengurus BUMDes atas kinerja yang dilakukan selama ini.

"Saya belum dapat laporan sama sekali atas kerja dan usaha BUMDes selama ini. Makanya pengurus dan pengawas akan kita panggil. Saya juga ingin minta laporan keuangannya," ujar Sobri di Kantor Balai Desa Patrasana, Senin (6/1/2020).

Diketahui, BUMDes Patrasana berdiri tahun 2017 diketuai oleh Subari (biasa dipanggil Bayi, red) dengan Sekretaris Wahyudin. Sedangkan Dewan Pengawas Sabar.

Informasi yang diterima InfoTerbit.com dari Sekretaris BUMDes Wahyudin, tahun 2017, pihak desa menganggarkan dari Dana Desa sebesar Rp300 juta.

Dengan uang itu, pengelola membuat usaha simpan pinjam untuk warga yang berdagang. "Ada warung sembako, tukang gorengan dan usaha kecil lainnya," jelasnya.

Ada sebanyak 200 pedagang kecil yang dikucuri bantuan modal, masing-masing Rp1 juta. Sehingga total untuk usaha ini Rp200juta. Sedangkan sisanya Rp100 juta untuk pembelian sarana dan prasarana kantor. Tapi dia mengaku usaha ini jeblok dengan alasan macet dalam pengembaliannya.

Di tahun 2018, BUMDes juga kembali mendapat kucuran modal dari Dana Desa sebesar Rp100 juta. Dana ini untuk penanaman timun dan usaha jasa pembayaran online. Tapi lagi-lagi, usaha penanaman timun juga jeblok tak kembali modal.

Karena itu, menurut M. Sobri, pihaknya akan mengevaluasi dan mengecek apakah benar BUMDes mengalami kebangkrutan usaha. "Kita juga akan cek apa saja usaha yang dilakukan dan dimana saja. Hal ini untuk memenuhi azas transparasi dalam pengelolaan," ungkap Sobri.

Dalam pertemuan evaluasi, pihaknya juga sudah melayangkan surat kepada pengurus BUMDes dan ditembuskan kepada pihak Kecamatan Kresek.

Penulis/Editor: Ananta

Posting Komentar