Aneh! Pendamping PKH Desa Kedaung Mekar Baru Kumpulkan KPM, Sodorkan Surat Pernyataan untuk Ditandatangani
Sabtu, Januari 25, 2020
TANGERANG, InfoTerbit.com - Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Kedaung Kec. Mekar Baru Tangerang Ukhrowiyah tiba-tiba mengumpulkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Sabtu (25/1/2020) sekitar pukul 11.00 Wib.
Warga mendapat undangan itu dari Ketua Kelompok mereka Ny. Tarinah dan Ny. Tuti Alawiyah. "Saya tidak tahu acaranya apa, pokoknya suruh kumpul saja," ujar salah satu KPM Ny. Salamah yang ditemui InfoTerbit.com usai pertemuan.
Dituturkannya, dalam pertemuan yang dihadiri 20-an KPM itu, Pendamping PKH Ukhrowiyah meminta maaf atas adanya kesalah-pahaman yang selama ini terjadi antara dirinya dan para KPM.
"Kalau ada masalah, jangan lapor orang luar. Lapor saja ke saya, saya masih bisa menangani," ujar Salamah menirukan ucapan Ukhrowiyah dalam pertemuan itu.
Tapi berikutnya, muncul keanehan. Tiba-tiba, Ukhrowiyah mengeluarkan lembaran surat pernyataan yang dibagikan kepada para KPM.
Salamah yang merupakan warga RT 02 RW 01 Kp. Jenggati mengaku, Ukhrowiyah tidak menjelaskan itu surat pernyataan tentang apa.
"Kata Bu Uuk (Ukhrowiyah), KPM disuruh mengisi nama, tempat tanggal lahir dan alamat. Lalu diminta menandatangani pernyataan itu. Katanya untuk pencairan dana PKH. Cuma itu saja penjelasannya," ungkap Salamah.
Karena dikatakan bahwa itu untuk pencairan dana PKH, para KPM pun beramai-ramai mengisi dan tandatangan. Tapi, ada sejumlah warga yang menolak tandatangan. Diantaranya Ny. Iyam, Salamah, Turini, Amrah dan sejumlah lain.
"Saya baca surat pernyataan itu isinya bahwa saya telah menerima bantuan PKH sesuai hasil print out rekening koran BRI Kronjo. Dan, bantuan yang diterima sesuai dengan saldo rekening. Makanya saya dan sejumlah warga menolak tandatangan," kata Ny. Iyam, warga Kp. Jenggati RT 02 RW 01 Desa Kedaung.
Warga lain juga menolak karena dalam pernyataan disebut bantuan sesuai hasil print out. "Lha, saya saja sampai sekarang tidak tahu hasil print out rekening korannya bank-nya gimana, kok tiba-tiba disuruh tandatangan seperti itu," tambah Ny. Salamah.
Sementara, Masturah, seorang warga yang ikut tandatangan surat pernyataan itu mengaku tidak tau-menahu isi surat karena tidak dijelaskan. "Saya ya ikut tandatangan saja. Sebab, katanya tandatangan itu untuk pencairan PKH," ujar Masturah, warga RT 01 RT 01.
Sayangnya hingga berita ini diturunkan, tidak ada penjelasan dari Ukhrowiyah perihal surat pernyataan yang dimintanya untuk ditandatangan para KPM.
Dihubungi melalui WA-nya, permohonan InfoTerbit untuk klarifikasi hanya dibaca saja namun tidak dijawab.
Sedangkan Koordinator PKH Kabupaten Tangerang Rita Setiasih yang dihubungi menjawab singkat. "Ya sebentar saya lagi acara keluarga. Ya tandatangan apa itu, nanti saya saya cek. Makasih Bang infonya," ujar Rita kepada InfoTerbit.com.
Penulis/Editor: Ananta
