HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Triesno Sergio: Panitia Siap Gelar Laga 8 Besar Link Viber Cup 2026, Jaga Sportivitas!


TANGERANG, INFOTERBIT - Ketua Panitia Link Viber Cup 2026, Triesno Sergio menyatakan, panitia telah siap 100 persen untuk menggelar laga 8 besar di Stadion Pangeran Jaga Lautan (PJL) Kronjo mulai Kamis 24 September 2026.

Hal ini disampaikan Triesno Sergio saat memimpin Technical Meeting bersama panitia Link Viber Cup 2026 di Cafe 99, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/9/2026).

Seperti diketahui, laga 8 besar akan dimulai Kamis 24 September 2026. Adapun jadwal tim yang akan bertanding; 

Porkos vs AGS Group (Kamis, 24 September 2026), Selon FC vs Sontrol Bersatu (Jumat, 25 September 2026), 

Family Gabus vs Perscia Kresek (Sabtu, 26 September 2026) dan Arepa FC vs Gama FC (Minggu, 27 September 2026).

Technical meeting Rabu siang itu diikuti jajaran panitia, manajer dan ofisial tim peserta, serta unsur pemerintahan dan keamanan wilayah. 

Hadir diantaranya Kapolsek Kronjo Iptu Yudi Sulis Gunawan, Danramil 08/Kronjo Kapten Inf Wahyono, Ketua APDESI Kecamatan Kronjo H. Abdulatif yang juga Kepala Desa Pasilian, Trantib Kecamatan Kronjo, serta perwakilan Kecamatan Kronjo.

Menurut Triesno, memasuki babak delapan besar, seluruh pihak perlu meningkatkan perhatian terhadap jalannya pertandingan. Pemain, manajer, ofisial hingga suporter diminta menjaga komunikasi dan memberikan dukungan secara positif.

“Berikan motivasi dan spirit. Jangan sampai terjadi miskomunikasi antara pemain, suporter maupun masing-masing ofisial,” ujar Triesno.

Ia menekankan bahwa potensi kesalahpahaman harus dicegah melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.

"Seluruh peserta memperkuat komitmen melalui pakta integritas. Seluruh pihak diharapkan tetap menjaga keamanan, ketertiban dan sportivitas," kata mantan Kades Kronjo ini.

Kapolsek Kronjo Iptu Yudi Sulis Gunawan menyampaikan pentingnya menjaga keamanan selama rangkaian pertandingan berlangsung. Pemain dan suporter diharapkan dapat menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

“Yang paling utama kita bersama-sama menjaga kamtibmas. Mari kita jaga pertandingan tetap aman dan kondusif, serta mengedepankan sportivitas. Jangan sampai persoalan di lapangan berkembang menjadi keributan,” ujar Yudi.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar mengikuti ketentuan yang telah disepakati bersama sehingga pertandingan dapat berlangsung dengan tertib.

“Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang terpenting keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tuturnya.

Sementara, Danramil 08/Kronjo Kapten Inf Wahyono turut menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Menurutnya, pemain, manajer, ofisial maupun suporter memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana kompetisi.

“Kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terpancing oleh situasi di lapangan. Junjung sportivitas dan selesaikan setiap persoalan dengan komunikasi yang baik,” ujar Wahyono.

Ia berharap koordinasi antara panitia, peserta dan unsur keamanan terus berjalan hingga pertandingan terakhir.

“Harapannya seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib dan lancar sampai grand final,” tutupnya.

Sementara APDESI Kecamatan Kronjo H. Abdulatif, yang juga Kepala Desa Pasilian, mengajak seluruh pihak menjadikan LINK VIBER CUP 2026 sebagai ruang olahraga dan hiburan masyarakat yang tetap mengedepankan kebersamaan.

“Kompetisi ini merupakan bagian dari hiburan masyarakat. Karena itu, mari kita jaga bersama agar pelaksanaannya tetap aman, tertib dan sportif. Jangan sampai ada hal-hal yang justru merusak suasana yang sudah baik,” ujarnya.

Abdulatif juga mengingatkan para manajer dan suporter agar menghormati hasil pertandingan serta aturan yang telah disepakati.

“Siap menang dan siap kalah. Yang penting kita jaga persaudaraan dan kondusivitas,” tuturnya.

Technical meeting ini menjadi forum menyamakan persepsi menjelang fase akhir kompetisi. Pembahasan meliputi kesiapan teknis pertandingan, ketepatan waktu kick-off, administrasi pemain, kepemimpinan wasit, keamanan, serta antisipasi kehadiran suporter.

Dalam Technical Meeting juga dibahas mekanisme pertandingan apabila laga berakhir imbang. Sesuai skema yang dibahas, pertandingan dapat dilanjutkan melalui adu penalti tanpa extra time, berdasarkan regulasi yang telah disepakati.

Ananta/TiMS


Posting Komentar