HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Raja Tarkam Diakite Dkk akan Hadapi Deretan Pemain Liga Asuhan Asri Akbar: Porkos vs AGS Group, Final Dini di 8 Besar

Asri Akbar, pelatih AGS Group Muncung (kiri) - Diakite, Rajs Tarkam Skuad Porkos Kosambi Dalam (kanan)/Foto: Infoterbit.com

Ulasan Redaksi oleh: Ananta Putra

Founder/Pemimpin Redaksi Infoterbit

LAGA perdana babak 8 besar Link Viber Cup 2026 akan mempertemukan dua raksasa turnamen: Porkos Kosambi Dalam melawan AGS Group Muncung. 

Pertandingan yang bakal digelar Kamis, 24 September 2026 di Stadion Mini Pangeran Jaga Lautan, Kronjo, Kabupaten Tangerang disebut-sebu akan menjadi "final dini".

Sebab, pertemuan kedua tim ini menyajikan benturan gaya permainan yang berbeda, kekuatan tarkam murni melawan materi pemain profesional.

Porkos Kosambi Dalam, Sang Penguasa Tarkam

Porkos Kosambi Dalam besutan Fauziah Rahayu, Kades Kosambi Dalam Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, adalah tim yang disegani dan ditakuti di ajang sepak bola warga. Mereka adalah juara Linda Cup 2025 dan tampil sebagai salah satu tim terkuat di Link Viber Cup 2026.

Kekuatan utama Porkos terletak pada lini depan yang bertabur bintang tarkam:

- Diakite — dijuluki "Raja Tarkam", pemain asing yang menjadi ikon dan andalan utama tim. Permainannya lincah, kuat secara fisik, dan tajam di depan gawang.

- El Hadji — kapten tim, memiliki postur tegap, tendangan keras, serta andalan bola mati dan sundulan.

Sepanjang perjalanan ke babak 8 besar, Porkos tampil dominan meski sempat kesulitan mengatasi perlawanan IP3 Pekapuran sebelum menang tipis 2-1. Gaya permainan cepat, umpan pendek, dan pressing tinggi menjadi ciri khas yang merepotkan setiap lawan.

AGS Group Muncung, Pasukan Bintang Eks Liga

Beda dengan Porkos, AGS Group Muncung besutan Agus Purwadi, Kades Muncung Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, adalah tim yang dibangun dengan konsep berbeda.

Di bawah arahan pelatih Asri Akbar, mantan pemain timnas Indonesia yang kaya pengalaman di klub-klub elit, tim ini didatangkan dengan misi menjuarai turnamen.

Asri Akbar memiliki karier gemilang di kancah sepak bola profesional Indonesia, pernah membela sejumlah klub papan atas, diantaranya Persija Jakarta (meraih gelar juara Liga 1 dan Piala Presiden 2018), Persib Bandung, Borneo FC, Sriwijaya FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, PSMS Medan dan Semen Padang.

Dengan pengalaman puluhan pertandingan di liga tertinggi, Asri Akbar merancang strategi permainan yang disiplin dan terstruktur, siap melakukan rotasi pemain demi meraih hasil maksimal.

AGS Group yang memiliki skuad bertabur bintang karena diisi materi sejumlah pemain yang pernah berlaga di Liga Indonesia, menjadi tim paling berbakat di ajang ini.

Bukan hanya itu. Dukungan penuh dari Kades Muncung Agus Purwadi yang secara konsisten memberi dukungan moril maupun materi, termasuk pemberian bonus Rp10 juta bagi kemenangan tim juga akan menjadi semangat tambahan bagi para pemain. 

Perjalanan AGS Group ke babak 8 besar tak mudah — harus melalui adu penalti dramatis melawan Eleventh FC sebelum menang 5-4. Kini, mereka siap membuktikan kualitas terbaiknya.

Pertarungan Seru: Siapa yang Unggul?

Porkos mengandalkan kebersamaan, kecepatan, dan pengalaman tarkam yang sudah terbukti. Sementara AGS Group membawa kedisiplinan, teknik tingkat tinggi, dan pengalaman sepak bola profesional dari tangan pelatih yang pernah merasakan puncak prestasi bersama Persija Jakarta.

Dua kekuatan besar ini dijadwalkan bertarung sengit di Stadion Pangeran Jaga Lautan. Penonton diprediksi memadati tribun untuk menyaksikan apakah "Raja Tarkam" Diakite mampu menundukkan pasukan bintang AGS Group, atau materi pemain eks Liga Indonesia yang akan menghentikan langkah sang juara bertahan.

Ulasan Redaksi oleh: Ananta Putra (Founder/Pemimpin Redaksi Infoterbit)

Posting Komentar