Pegiat Sosial Marnan Sarbini dan 13Nadi Studio Musik Beri Santunan Uang dan Sembako untuk Nenek Masruah di Kp. Andil Talok Kresek
TANGERANG, INFOTERBIT - Pegiat Sosial Marnan Sarbini bersama Azaka 13Nadi Studio Musik memberi santunan uang tunai dan bantuan sembako untuk Nenek Masru'ah (83), yang tinggal di Kp. Andil RT 004/01, DesaTalok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan Jumat Barokah yang diadakan pada Jumat 3 Juli 2026 itu sebagau bentuk kepedulian para pegiat sosial setelah membaca berita viral tentang kondisi Nenek Masru'ah melalui media Infoterbit.com.
"Kami tergerak membantu Nenek Masru'ah yang memang kondisinya memprihatinkan, apalagi beliau tinggal di rumah yang tidak layak huni," ujar Marnan Sarbini.
Saat ini, Marnan bersama para komunitas peduli sosial juga sedang menghimpun donasi untuk membantu kegiatan bedah rumah Nenek Masru'ah.
"Dengan menyisihkan uang Rp10 ribu, kita sudah bisa membantu Nenek Masru'ah untuk mewujudkan impiannya memiliki rumah yang layak huni," ujar Marnan.
Selain santunan uang tunai, bingkisan sembako yang diberikan terdiri dari beras, telur, minyak goreng, susu dan sejumlah bahan makanan lainnya. "Semoga bantuan ala kadarnya ini memberi manfaat, semoga nenek Masru'ah selalu diberi kesehatan dan kesabaran," ujarnya.
Seperti diketahui, Nenek Masru'ah yang tinggal di Kp. Andil RT 004/01, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang kondisi rumahnya sangat memprihatinkan.
Wanita berusia 83 tahun yang tinggal sendirian itu terpaksa tidur beratapkan langit karena sebagian besar atap rumahnya ambruk.
Di bagian teras rumah, sebagian gentingnya sudah hilang, hanya menyisakan kerangka bambu. Sedangkan di bagian dalam kondisinya lebih parah. Atap rumahnya juga ambruk dan gentingnya berserakan di ruangan, bercampur dengan kotoran lainnya.
Selain itu, kamar rumah itu juga tak luput dari kerusakan. Kondisi kamar yang ditempati nenek Masru'ah atapnya telah lapuk sehingga membahauakan karena sewaktu-waktu bisa ambruk.
"Makanya saya sering was-was kalau tidur malam, apalagi kalau sedang hujan angin. Selain itu, rumah saya juga selalu kebanjiran kalau hujan," ujarnya nenek Masru'ah sedih.
Nenek Masru'ah tinggal sebatang kara. Dua anaknya, satu orang telah meninggal dunia dan satu lagi merantau jauh, jarang pulang. Sesekali, dia ditemani oleh cucunya Risma bersama suaminya. Namun sang cucu tidak setiap saat tinggal disitu karena kerap ikut suaminya di Kampung Bolang.
Untuk makan sehari-hari, Nenek Masru'ah hanya mengandalkan pemberian bantuan pemberian para tetangga dan saudara-saudaranya.
Media Infoterbit.com dan Komunitas Paguyuban Ngopi Bareng (Pagobang) Putra Andil selaku motor penggerak bedah rumah Nenek Masru'ah mengucapkan terima kasih atas respon dan dukungan dari berbagai komunitas untuk berpartisipasi dalam bedah rumah ini.
"Terima kasih para sahabat komunitas maupun para Pegiat Sosial yang telah memberi bantuan dan support atas rencana bedah rumah ini. Semoga Allah Swt membalas kebaikan bapak ibu semua," ujar Ketua Pagobang Putra Andil Tari dan Founder Infoterbit, Ananta Putra.
Tim

