Api Kebakaran TPA Sampah Jatiwaringin Mauk Tangerang Belum Padam, Water Bombing KLH Diturunkan
TANGERANG, INFOTERBIT - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menurunkan water bombing untuk memadamkan api kebakaran di tempat pembuanvan akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.
Water bombing berfungsi untuk menjatuhkan air pada titik api yang diangkut menggunakan helikopter dengan kapasitas kantung air 4.000-5.000 liter.
Seperti diketahui, TPA Jariwaringin terbakar sejak Selasa 30 Juni 2026 dan hingga kini api belum seluruhnya padam.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa pengerahan water bombing milik Kementerian Lingkungan Hidup yang didatangkan dari Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan dengan kapasitas 4.000 liter air itu untuk mempercepat pemadaman api.
"Saat ini pihak Polda Banten juga telah mengevaluasi warga yang terdampak kebakaran itu," ujarnya Kamis (2/7/2026).
Selain upaya pemadaman, pihaknya juga telah mengevakuasi 33 Kepala Keluarga yang terdiri dari 64 jiwa terdampak ke hunian sementara yang layak agar mereka dapat tinggal dengan aman dan nyaman.
Kombes Pol Maruli menambahkan bahwa Polda Banten telah menyiapkan personel Ditsamapta dan Satbrimob untuk membantu proses pemadaman kebakaran.
"Polda Banten juga telah menyiapkan personel Ditsamapta dan Satbrimob untuk membantu proses pemadaman kebakaran. Selain itu, kami juga menyiapkan alat pelindung diri berupa masker bagi seluruh personel yang bertugas," tambahnya.
Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik kebakaran demi menghindari risiko akibat panas, asap pekat, maupun aktivitas," tutupnya.
Ananta/TiMS
