HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Usai Viral Kisah Nenek Masru'ah Asal Desa Talok Tidur 'Beratap Langit', Camat Kresek Buru-buru Datang


TANGERANG, INFOTERBIT - Kisah viral Nenek Masru'ah, warga Kp. Andil RT 004/01, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, mengundang perhatian Camat Kresek, Eka Fathussidki. 

Ditemani Kades Talok, Bunyamin, Camat Eka mengunjungi rumah Nenek Masru'ah yang kondisinya mengenaskan, pada Rabu 24 Juni 2026.

Diberitakan Infoterbit.com sebelumnya, wanita berusia 83 tahun itu terpaksa tidur beratapkan langit karena sebagian besar atap rumahnya ambruk. 

Dari pantauan, di bagian teras rumah, sebagian gentingnya sudah hilang, hanya menyisakan kerangka bambu. Di bagian dalam kondisinya lebih parah. 

Atap rumahnya sudah ambruk dan gentingnya berserakan di ruangan itu bercampur dengan kotoran lainnya. Selain itu, kamar rumah itu juga tak luput dari kerusakan. 

"Atap kamarnya ambruk, gentingnya pada jatuh. Dulu saya tempati, tapi sekarang saya pindah ke kamar lain, " ujar Nenek Masru'ah, sebelumnya. 

Nenek Masru'ah berharap, setelah kunjungan para pejabat itu, rumahnya mendapat perhatian untuk dibedah. "Saya sudah memohon, sama pak camat, sama pak lurah agar rumah saya segera dibedah. Saya takut rumah saya ambruk," kata wanita yang tinggal seorang diri di rumah itu dan sesekali ditemani cucunya. 

Saat ini, kondisi kamar yang ditempati nenek yang tinggal sebatang kara ini juga tak kalah mengenaskan. Atapnya telah lapuk sehingga bahaya ambruk sewaktu-waktu bisa terjadi. 

"Makanya saya sering was-was kalau tidur malam, apalagi kalau sedang hujan angin," ujarnya sedih.

Seperti diketahui, di wilayah Kecamatan Kresek, hingga tahun 2026 ini, ada 367 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di 9 desa. 

Di tahun 2026 ini, dari jumlah itu akan dibangun 55 unit RTLH. Sumber dana untuk membangun 55 unit RTLH itu berasal dari berbagai pihak. 

Diantaranya; 4 unit berasal dari anggaran Kecamatan Kresek, DPPP (31 unit) APBDes (14 unit) ditambah pokok pikiran (Pokir) anggota Dewan (7 unit).

Jika 55 unit itu sudah terbangun semua, maka jumlah RTLH yang tersisa masih cukup banyak yakni 312 unit.

Ananta/TiMS


Posting Komentar