Terseret Banjir Akibat Luapan Sungai Cidurian, Seorang Wanita Ditemukan Meninggal
SERANG, INFOTERBIT - Wanita bernama Muhijah (38), warga Kampung Pule, Desa Gembor, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, ditemukan tim SAR Gabungan dalam kondisi tidak bernyawa, Senin, 26 Januari 2026.
Sebelumnya, Muhujah dilaporkan tenggelam terseret banjir akibat luapan banjir Sungai Cidurian. Peristiwa yang menimpa warga Kampung Sasak, Desa Gembor, Binuang, ini terjadi pada Sabtu 24 Januari 2025. Sementara, kejadian ini baru dilaporkan kepada Polisi Minggu keesokan harinya.
Kasihumas Polres Serang AKP Edison mengatakan, korban diduga terseret arus banjir Sungai Cidurian yang meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
“Laporan orang tenggelam kami terima pada hari Minggu. Selanjutnya dilakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Cidurian dari lokasi kejadian,” jelas Kasihumas.
Korban Muhijah ditemukan setelah dilakukan operasi pencarian selama dua hari oleh tim gabungan. Proses pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten bersama personel Polsek Carenang.
Dalam proses pencarian, tim SAR menggunakan perahu karet (rubber boat) untuk menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 7 kilometer ke arah hilir dari tempat kejadian perkara (TKP). Pencarian dilakukan secara intensif dengan mempertimbangkan kondisi arus sungai yang cukup deras.
"Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," kata AKP Edison.
Pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi, mengingat potensi banjir dan arus sungai yang berbahaya bagi keselamatan warga.
Ananta/TiMS
