SMK Mutiara Bangsa Gunung Kaler Panen Perdana Budidaya Ikan Lele Bantuan Dinas Perikanan
TANGERANG, INFOTERBIT - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mutiara Bangsa Gunung Kaler melaksanakan panen perdana budidaya ikan lele bantuan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Selasa 20 Januari 2026.
Panen perdana dipimpin langsung oleh Kepala SMK Mutiara Bangsa, H. Abdul Mukti, M.Pd., bersama para siswa dan dewan guru sekolah itu.
Budidaya ikan lele di SMK Mutiara dimulai sejak awal November 2025. Pengelolanya adalah para siswa-siswi SMK Mutiara Bangsa yang mengikuti ekstrakurikuler (ekskul) Budidaya Ikan.
"Sekolah kami menjadi sekolah yang pertama kalinya membuka ekskul budidaya ikan," kata H. Abdul Mukti.
Program ini pun mendapat sambutan dari Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dengan menurunkan bantuan 10 bioflok, bibit lele, peralatan budidaya hingga pakan dan vitamin.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang melalui Dinas Perikanan yang telah memberi bantuan perlengkapan budidaya ikan hingga pelatihan budidaya kepada para siswa. Melalui program ini dapat meningkatkan ketrampilan berwirausaha yang kelak bermanfaat sebagai bekal kerja," ujar H. Abdul Mukti.
Sementara, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartoni, MT., sebelumnya menjelaskan, program yang ditujukan untuk pelajar SMA/SMK ini muncul mengingat Kabupaten Tangerang punya potensi besar di bidang perikanan, baik tangkap maupun budidaya.
"Gagasan ini akan kami tawarkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Banten sebab untuk pendidikan menengah itu kewenangannya ada di provinsi," ujar Rudi Hartono.
Menurut mantan Kadisnaker ini, besarnya potensi perikanan di Kabupaten Tangerang, belum diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) di bidang perikanan. "Sektor perikanan belum menjadi pilihan profesi, karena sekolah selama ini tidak mengajarkannya," ujar Rudi.
Melalui eskul budidaya ikan, diharapkan pelajar punya pengetahuan di sektor perikanan dan kelak dapat mempertimbangkan budidaya ikan menjadi pilihan profesi bagi mereka.
Di sisi lain, melalui ekskul ini, targetnya untuk mengkampangekan gemar makan ikan bagi pelajar. Sebab, kandungan ikan memiliki gizi yang tinggi, sehingga meningkatkan konsumsi ikan mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak.
"Ikan itu kaya akan protein, omega-3, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh, terutama untuk perkembangan otak dan mencegah stunting pada anak," ujar Rudi Hartono.
Kadis Perikanan meyakini, sektor perikanan akan jadi sektor masa depan di Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan pangan dan mendongkrak perekonomian.
"Sektor perikanan diproyeksikan menjadi tulang punggung ketahanan pangan di masa depan dan memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan nelayan serta pembudidaya. Dan yang paling penting, jika kita punya banyak SDM di bidang perikanan maka dipastikan produksi ikan akan meningkat sehingga Kabupaten Tangerang bakal swasembada ikan," tutupnya.
Ananta/TiMS


