Banjir Rendam 27 dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, 102 Desa Terdampak

Bupati Tangerang saat meninjau banjir di Desa Pasir Ampo Kec. Kresek beberapa wakti lalu.
TANGERANG, INFOTERBIT - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyebut, dari 29 kecamatan di kabupaten ini, ada 27 kecamatan yang terdampak banjir.
Hal ini disampaikan Bupati Maesyal saat berada di Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Jumat 30 Januari 2026. Di desa itu, Bupati dan warga melaksanakan salat Jumat bersama di di Masjid Baiturrohman.
"Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 27 kecamatan terdampak banjir, sementara dua kecamatan lainnya, tidak mengalami banjir," kata Bupati Maesyal.
Dia menyebut, berdasarkan laporan, tercatat sebanyak 102 desa di 27 kecamatan terdampak banjir.
Banjir ini, kata Bupati, bukan karena tanggul jebol, tetapi karena curah hujan yang tinggi, durasi hujan yang lama, serta kiriman air dari wilayah hulu. Menurut informasi, banjir kali ini merupakan siklus seratus tahunan dengan volume hujan yang sangat tinggi dan merata.
"Kabupaten Tangerang sebagai wilayah hilir tentu sangat terdampak. Kondisi ini menjadi ujian bagi kita semua. Pemerintah daerah terus turun ke lapangan untuk mengunjungi masyarakat sekaligus mencari solusi penanganan banjir. Kita tidak pernah libur dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Lanjut dia, pemerintah daerah juga terus berupaya melakukan langkah teknis, seperti pembangunan pintu air di sejumlah sungai yang meluap akibat tingginya curah hujan.
Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki saluran air, serta menertibkan pembuangan sampah.
Bupati juga menyampaikan bahwa Gubernur Banten telah melakukan kunjungan dan koordinasi bersama BBWS serta kepala daerah di wilayah Tangerang Raya untuk meminimalisir dampak banjir dan mencari solusi jangka panjang.
Ananta/TiMS