HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

10 Tahun Tanggung Jebol Tak Diperbaiki, Banjir Pasir Ampo Selalu Berulang, Berimbas ke Desa Lain


TANGERANG, INFOTERBIT - Banjir yang terjadi di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang awal 2026 cukup parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.


‎Bahkan, tahun ini, banjir yang disebabkan luapan sungai Cidurian berimbas banjir di desa lain.


‎Warga di Desa Pasir Ampo mengeluhkan banjir yang selalu berulang setiap tahunnya. Menurur warga, rusaknya tanggul pembatas jadi penyebab banjir selalu datang tiap tahun.


‎Oman Rendy, warga Desa Pasir Ampo mengatakan, tanggung yang rusak itu ada di RT 001 dan RT 002 RW 01. "Sudah 10 tahun ini belum ada perbaikan, kami berharap ada perbaikan biar kampung kami setiap tahunnya tidak kebanjiran," ujarnya.


‎Sebelumnya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau banjir di Pasir Ampo, Rabu 14 Januari 2026 menyatakan, jebolnya tanggul Sungai Cidurian ditindaklanjuti secara serius.


‎Menurutnya, Sungai Cidurian jadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWS C3) Kemen PU, termasuk membangun kembali tanggul yang jebol itu.


‎Orang nomor satu di Kabupaten Tangerag itu minta BBWS C3 di Kota Serang menangani tanggul jebol Cidurian yang berdampak banjir berulang Pasir Ampo.


‎Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWS C3) Kemen PU, Dedi Yudha Lesmana, menyatakan akan melakukan sejumlah langkah terhadap kondisi Sungai Cidurian.


‎Sebab, meluapnya sungai itu telah menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang, salah satunya merendam Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek. Bahkan banjir itu selalu berulang akibat jebolnya tanggul sungai yang belum diperbaiki.


‎Menurut Dedi Yudha Lesmana, pihaknya akan mengupayakan penanganan darurat dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia, termasuk optimalisasi sisa anggaran serta kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala.


‎Untuk program jangka pendek, pihak BBWS C3 akan melakukan pengerukan, normalisasi, dan perbaikan tanggul yang mengalam kerusakan.


‎Sementara, untuk program jangka panjang, BBWS C3 telah mengusulkan penanganan menyeluruh Daerah Irigasi Cidurian melalui program jangka panjang, disertai langkah-langkah sementara guna mengurangi dampak banjir yang dirasakan masyarakat.


‎Ananta/TiMS


Posting Komentar