PR Buat Dirops Perumda Pasar NKR yang Baru Dilantik; Beresi Revitalisasi Pasar Kronjo yang Mangkrak!
TANGERANG, INFOTERBIT - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (30/12/2025). Dirops Pasar NKR yang dilantik yakni Abdul Haer.
Abdul Haer sebelumnya adalah politisi Partai Gerindra yang menjabat Ketua PAC Gerindra Kecamatan Mauk. Dia juga pernah menjadi Caleg pada Pemilu 2024, namun gagal. Saat mencalonkan diri jadi Dirops Perumda Pasar NKR, Haer mundur dari Partai Gerindra.
Dalam seleksi, Abdul Haer lolos dengan nilai terbaik. Hal ini tertuang dalam Keputusan Ketua Panitia Seleksi Nomor: 27/Kep-Pansel/XII/2025.
Dengan keputusan tersebut, Abdul Haer, S.IP. resmi ditetapkan sebagai Direktur Operasi Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang untuk periode 2025–2030.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh jajaran Perumda Pasar NKR agar Perumda Pasar NKR semakin baik dan dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya.
"Program yang sudah dicanangkan harus dijalankan bersama sesuai dengan agenda yaitu penataan pasar-pasar, pembangunan pasar-pasar yang menjadi kewenangannya harus dijalankan bersama harus kolaborasi antara direktur utama direktur operasional direktur keuangan harus bergandeng tangan," tandas Bupati Maesyal Rasyid.
Di sisi lain, dengan dilantiknya Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar NKR yang baru, warga Kronjo menaruh harapan besar agar revitalisasi Pasar Kronjo yang sudah 5 tahun mangkrak bisa dilanjutkan.
Sebab, akibat mangkraknya proyek revitalisasi Pasar Kronjo, bukan hanya pedagang yang dirugikan, tapi juga pembeli. Mereka tidak punya pasar yang layak untuk membeli kebutuhan.
"Apalagi sekarang, pedagang tumpah di jalanan, sehingga ruas jalan di sekitar Pasar Kronjo selalu macet dan kumuh," ujar Imam, warga Kronjo, Selasa 30 Desember 2025.
Seperti diketahui, rencana revitalisasi Pasar Kronjo dilakukan tahun 2022. Proyek revitalisasi dimulai dengan ground breaking pada Februari 2022, melibatkan Perumda Pasar NKR dan kontraktor PT Trivalenia Citra Utama untuk membangun pasar modern.
Namun setelah itu, revitalisasi tak kunjung rampung hingga kini. Padahal, para pedagang sudah membayar uang muka kios.
Persoalan kian rumit, sebab pedagang mengeluh sepinya pembeli di tempat penampungan sementara (TPS) karena banyak PKL tetap di jalan utama. Omset mereka jadi menurun.
Pedagang sudah pernah mengadukan persoalan ini ke Bupati Tangerang agar segera menyelesaikan revitalisasi pasar.
Ananta/TiMS
