HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Banyak Rumah Tak Layak Huni di Kresek, Bupati-Wakil Bupati Tangerang Dibuat Sibuk Turun ke Lokasi

Bupati dan Wakil Tangerang: Moch. Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah.

TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah beberapa kali harus turun tangan melihat kondisi rumah tidak layak huni yang jumlahnya cukup banyak di Kecamatan Kresek.

‎

‎Pada Kamis 7 Agustus 2025, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengunjungi rumah Jana di RT002/01, Desa Kemuning.

‎

‎Kisah Jana, seorang penyandang disabilitas itu sebelumnya viral di media online Infoterbit.com dan akun TikTok @infoterbit. Dia hanya tinggal di gubuk reyot ukuran 3x5 meter seorang diri. Selain kecil, rumah itu hanya terdiri dari satu ruangan emper rumah. Tidak ada dapur maupun kamar mandi.

‎

‎Hal ini lantas mengundang perhatian Wabup Intan hingga akhirnya turun tangan dan merenovasi rumah Jana.

‎

‎Tepat sebulan berselang, pada 7 September 2025, giliran Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang berkunjung ke Kresek, tepatnya di Kp. Soge Pasir RT 014/04 Desa Talok, Kecamatan Kresek.

‎

‎Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu prihatin mendengar kisah Nenek Sarnati yang viral setelah diunggah melalui media Infoterbit.com dan TikTok @infoterbit.

‎

‎Nenek Sarnati, wanita 70 tahun, yang tinggal seorang diri karena suami dan dua anaknya telah meninggal dunia terpaksa tinggal di dapur karena rumahnya nyaris ambruk. Seluruh bangunan utama rumah miliknya dalam kondisi memprihatinkan hingga dikosongkan.

‎

‎Setelah melihat sendiri kondisi rumah nenek itu, Bupati Maesyal langsung memerintahkah pejabat terkait Pemkab Tangerang segera merenovasi rumah itu yang kini sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan.

‎

‎Selanjutnya, di hari yang sama, Bupati Maesyal langsung melanjutkan perjalanan menuju rumah Zaenab, warga Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek yang kondisinya juga tak kalah mengenaskan. Rumah itu pun langsung mendapat program renovasi.

‎

‎Tak sampai disitu saja. Berganti bulan, tepatnya Kamis 2 Oktober 2025, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah kembali datang ke Kresek, tepatnya ke Desa Patrasana.

‎

‎Wabup Intan sangat prihatin saat melihat kondisi rumah milik pasangan suami istri (pasutri) Oman-Wiyah.

‎

‎"Itu tadi kondisinya bisa dilihat, sangat tidak layak huni, apalagi di musim penghujan saat ini," ujar Intan. Karena itu dia memerintahkan Kades Patrasana M. Sobri dan Camat Kresek, Eka Fathussidki bergotong-royong secepatnya untuk memperbaiki rumah itu.

‎

‎Saat ini, wilayah Kecamatan Kresek memang masih banyak rumah tidak layak huni. Diperkirakan jumlahnya mencapai ratusan unit.

‎

‎Sementara, Pemerintah Kecamatan Kresek sendiri tampaknya kewalahan mengatasi banyaknya rumah tidak layak huni itu.

‎

‎Kasi Pelayanan Kecamatan Kresek, H. Cecep Budiman mengatakan, tahun ini saja sudah ada 99 unit rumah warga yang direnovasi pihak kecamatan.

‎

‎"Anggaran tahun 2025 ini, baik dari APBD maupun ABT sudah terserap semua untuk renovasi 99 unit rumah warga yang tidak layak huni," ujarnya, Jumat 3 Oktober 2025.

‎

‎Ananta/TiMS

‎

Posting Komentar