HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Baksos HUT RI, Media Infoterbit Beri Bantuan Walker untuk Kakek Mukamad, Penderita Stroke di Mekar Baru


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Pada Jumat 15 Agustus 2024, tim media Infoterbit.com bersama Kades Waliwis Haji Rapiudin mengunjungi rumah Kakek Mukamad (65 tahun) di Kampung Buaran RT 002 RW 001 Desa Waliwis, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang.

‎

‎Kegiatan ini merupakan rangkaian bakti sosial (baksos) memperingati HUT RI ke-80 yang dilaksanakan oleh media Infoterbit.com.

‎

‎Tim Infoterbit datang membawakan walker, alat bantu jalan untuk Kakek Mukamad.

‎

‎Beberapa waktu lalu, Kakek berusia 65 tahun ini 'curhat' ke tim Infoterbit ingin dibelikan walker untuk membantu jalan. Selama ini, dia kesulitan berjalan akibat

‎penyakit stroke yang diderita sejak dua tahun terakhir.

‎

‎Sebelum dibantu walker, Kakek Mukamad memakai tongkat bambu dan tongkat kayu untuk membantunya jalan. Namun, tongkat yang dipakai tidak bisa lagi dipakai untuk menahan keseimbangan badannya. Akibatnya, Mukamad sering jatuh.

‎

‎"Saya butuh alat bantu jalan yang kalau dipakai bisa menyeimbangkan badan sehingga tidak jatuh. Yah, maklum lah pak, kondisi saya sudah begini," kata Mukamad kepada Infoterbit.com saat itu.

‎

‎Alhamdulillah, kini keinginannya dikabulkan Allah Swt. Tim Infoterbit membelikannya Walker, alat bantu jalan berbentuk segi empat yang memiliki 4 kaki sehingga cukup kokoh untuk membantunya berjalan.

‎

‎Kakek Mukamad tersenyuk gembira saat mendapat bantuan walker. "Terima kasih Infoterbit atas bantuannya, kami senang, semoga kebaikan bapak ibu mendapatkan balasan dari Allah Swt," ujarnya.

‎

‎Founder Infoterbit.com, A. Putra juga senang bisa membantu Kakek Mukamad dan bisa memenuhi keinginannya. "Semoga alat bantu jalan walker ini bermanfaat buat Kakek Mukamad," ujarnya.

‎

‎Seperti diketahui, Kakek Mukamad adalah seorang buruh tani berusia 65 tahun. Sebagai buruh tanu, penghasilannya hanya sekitar Rp20 ribu per hari. Dengan penghasilannya itu, dia belum kesampaian membeli walker.

‎

‎"Jangankan untuk membeli alat bantu jalan, untuk makan sehari-hari saja kurang," kata Mukamad yang dulu hanya bekerja jadi buruh ngasak, mengambil gabah sisa panen yang terjatuh atau tidak terangkut oleh pemilik sawah sebelum sakit stroke.

‎

‎Ananta/TiMS

‎

Posting Komentar