HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Adili Kades Tobat dan Camat Balaraja! Tuntutan PKL Pasar Sentiong dan Warga Saat Demo di Kantor Bupati Tangerang


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Pasca penggusuran lapak dan pembongkaran Masjid Jami Nuruttijaroh, Pedagang kaki lima (PKL) Pasar Sentiong Balaraja bersama warga menggelar aksi demo di depan kantor Bupati Tangerang, Jumat 11 Juli 2025.

‎

‎Demo dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan protes atas penggusuran para PKL dan pembongkaran Masjid Jami Nuruttijaroh yang dilakukan beberapa hari lalu.

‎

‎Dalam aksi itu, massa melakukan orasi, membakar ban bekas hingga membawa sayuran busuk karena tidak laku dijual akibat diusir saat berdagang.

‎

‎Koordinator Aksi, Firmansyah, dalam orasinya meminta agar keadilan ditegakkan, jangan ada lagi oknum yang mempermainkan Pasar.

‎

‎"Keadilan rakyat harus ditegakkan, usut tuntas pejabat mafia tanah di Pasar Sentiong. Berikan mereka jaminan kepastian ruang dagang atas penggusuran paksa yang dilakukan Pemerintah," ungkapnya.

‎

‎Dia juga minta Bupati Tangerang tidak lagi mengusir pedagang yang berjualan di pinggir jalan sebelum ada kepastian tempat relokasi yang layak. "Mereka setiap hari diusir Satpol PP, mereka punya tanggung jawab keluarga, mereka makan sehari-hari dari jualan jangan diintimidasi," pinta Firmansyah.

‎

‎Inilah 8 tuntutan PKL dan warga terkait persoalan di Pasar Sentiong dan pembongkaran bangunan di eks Terminal Sentiong:

‎

‎1. Usut tuntas pejabat mafia tanah di Pasar dan Terminal Sentiong Kecamatan Balaraja.

‎2. Bangun segera Masjid Jami Nuruttijaroh yang dibongkar sepihak oleh Pemdes Tobat.

‎3. Berikan tempat relokasi PKL yang layak atau ganti rugi atas pembongkaran paksa.

‎4. Buka pintu akses pintu keluar masuk ke Jalan Raya Kresek.

‎5. Segera perbaiki prasarana Pasar Sentiong.

‎6. Adili Kepala Desa Tobat yang membongkar sepihak Masjid Jami Nuruttijaroh.

‎7. Adili Camat Balaraja yang membiarkan pembongkaran Masjid dan diduga membuat Propaganda di Pasar Sentiong.

‎8. Copot Dirut PD Pasar NKR atas kegagalan kinerjanya.

‎

‎Sementara sebelumnya, terkait pembongkaran Masjid Jami Nuruttijaroh di eks Terminal Sentiong, Kepala Desa (Kades) Tobat, Kecamatan Balaraja, H. Endang Suherman telah menyampaikan permohoban maaf dihadapan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam pertemuan yang digelar di Kantor Bupati Tangerang pada Rabu 9 Juli 2025.

‎

‎Begini bunyi permohonan maaf Kades Tobat Endang Suherman melalui video berdurasi 29 detik yang beredar di media sosial:

‎

‎"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Endang Suherman selaku Kepala Desa Tobat memohon maaf kepada seluruh umat Islam Kabupaten Tangerang atas kekhilafan saya yang telah membongkar masjid untuk ditata kembali menjadi masjid yang lebih bagus. Saya juga mewakafkan lahan milik Desa Tobat seluas kurang lebih dua ribu meter persegi untuk dibangun kembali masjid di lokasi baru. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

‎

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid minta agar lokasi tanah wakaf segera ditentukan dengan melibatkan DKM, DMI dan perwakilan masyarakat disaksikan oleh Camat Balaraja.

‎

‎Setelah lokasi disepakati, akan segera dijadwalkan peletakan batu pertama pembangunan masjid yang baru.

‎

‎JS/NTA/TiMS

‎

Posting Komentar